KabarJambi.net – Kedatangan Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI, salah satunya mensosialisasikan dan mengklarifikasi soal adanya KPK gadungan.

Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan oknum bisa saja melakukan penipuan dengan siapa saja, termasuk Kepala Desa yang menerima Dana Desa.

“Korbannya bisa siapa saja dari pejabat tingkat Provinsi sampai ke Kepala Desa pun bisa, apalagi ada dana desa ya. Misalkan ada informasi dana desa ini cair dan ada oknum datangi Kepala Desa mengatakan seperti dikatakan tadi (saat rapat dengan KPK) mengeluarkan kartu nama mengatasnamakan KPK,” ujar Zola usai rapat tertutup dengan Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan KPK, di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (19/10/2016).

Zola, mengatakan sebelumnya Deputi telah di sampaikan dihadapan para Bupati, Walikota ataupun yang mewakili, bahwasanya sudah dibuka sosialisasi guna antisipasi terkait oknum-oknum tersebut.

“Seperti nya sudah jelas, jangan sampe di khawatirkan, takut melanggar hukum atau segala macam, selama itu sudah ada  prosedurnya ikuti saja, KPK juga mengatakan demikian,” terang Zola.

Ditambahkan Zola, bahwasanya ia beserta jajaran Pemerintah Daerah, Bupati dan Walikota di Jambi diberikan langsung nomor telepon Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan KPK, sehingga dapat melaporkan jika ada oknum mengaku KPK.

“Artinya kalau ada yang menghadap atau mengaku KPK, namanya siapa, kami bisa langsung telpon, dan akan ditindak tegas, KPK bukan untuk diperjualbelikan, KPK itu adalah Instansi di Negara ini, tugasnya jelas,” pungkas Zola.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY