SIDAK : Gubernur Zumi Zola melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Angso Duo.

KabarJambi.net – Gubernur Jambi Zumi Zola minta Sekretaris Daerah untuk mengkaji pembangunan Pasar Angso Duo secara hukum dan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti.

“Saya sudah minta Pak Sekda dikaji secara hukum,” kata Zola usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jum’at (14/10/2016).

Diakui Zola, bahwa pihaknya terikat atas perjanjian yang sudah disepakati oleh Pemerintah sebelumnya.

“Tapi melihat perkembangan pekerjaannya sampai sekarang, bagaimana? Tidak sampai 80% persen,” kata Zola. “Saya dapat informasi terhambat  pengiriman bahannya, pekerjaan juga begitu. Kalau saya melihatnya, kalau sudah diberikan waktu, ya siang malam kerjanya, tapi masyarakat bisa lihat,  berapa sering itu mereka kerjakan, sekarang saja atapnya belum selesai,” ujar Zola.

Selain itu, Zola mengatakan bahwa pihaknya tidak akan berpendapat sendiri namun akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakikan Provinsi Jambi untuk dapat memberikan rekomendasi terkait pekerjaan pembangunan pasar Angso Duo. “Seperti apa dan bagaimana tindaklanjutnya dari kerja sama ini, saya juga memberikan  kewenangan pada Sekda untuk dapat memfokuskan perkembangan pasar Angso Duo ini dan memutuskan yang terbaik,” terang Zola.

Dikatakan Zola mengenai Hak Guna Bangunan (HGB) itu bukan wewenang Pemrprov Jambi, melainkan pihak Badan  Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi, dikatakan Zola, pihaknya sudah pasti mendorong dan memberikan dukungan. “Bukan saya, pemprov hanya mendorong membantu dan Pak Sekda juga sudah membantu itu kan ada pengukuran segala macam,” jelas Zola.

Zola menegaskan, agar pihak Perusahan jangan membalikkan fakta, serta membuat opini se-akan-akan Pemerintah Provinsi Jambi tidak mendukung. “Jadi hati-hati jangan nanti karena telat terus dibalik opininya seakan akan kita tidak mendukung,  kita mendukung tapi tanyakan ke BPN, kenapa bisa seperti itu, cuma kalau ada kekeurangan segala macam itu, BPN dan perusahan yang lebih tau,” jelas Zola.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY