Kabarjambi.net – Hutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi selama 31 tahun (sejak tahun 1985) kepada Pemerintah Pusat resmi dihapuskan.

Hal itu setelah Walikota Jambi Syarif Fasha, menandatangani naskah hibah daerah untuk penghapusan hutang PDAM seluruh Indonesia bertempat di Hotel Grand Kemang Jakarta (30/9/2016).

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia, telah menghapuskan seluruh beban hutang PDAM seluruh Indonesia. Ada 107 Daerah yang akan dihapuskan dengan nilai total Rp 3,9 Triliyun.  Sementara hutang PDAM Tirta Mayang Kota Jambi yang akan dihapuskan adalah sebesar Rp 39 Milyar.

Kementerian Keuangan akan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) , yang akan ditransfer pada Pemerintah Kota Jambi pada APBD Perubahan Tahun 2016 ini. Pada anggaran perubahan ini, dana non tunai akan disertakan bagi PDAM Tirta Mayang Kota Jambi.

“Sebagai pemilik, Pemerintah Kota Jambi akan menyertakan dan menginvestasikan modal baru kepada PDAM Tirta Mayang, tanpa ada kewajiban untuk membayar hutang kepada pemerintah pusat, kami berkomitmen untuk meningkatkan percepatan target pelayanan air minum kepada masyarakat,” ujar Walikota Jambi Sy Fasha, Sabtu (1/10/2016). “Dalam jangka pendek, tahun 2017, kami menargetkan akses air minum untuk daerah yang belum dijangkau oleh PDAM Tirta Mayang. Kita akan menyambung secara gratis 3.000 sampai 5.000 sambungan baru,” tambahnya.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY