KabarJambi.net – Kasus dugaan penipuan oleh Reza yang merupakan anak Kepala UPTD Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Ir Martayadi, yang dilaporkan oleh Riri atau bekas calon mantunya kini tampak mandek.

Malah, yang mencuat kini kasus Martayadi melaporkan balik kakak Riri ke Polda Jambi. Kakak kandung Reza dilaporkan oleh Martayadi atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

“Apa kurang memperlakukan keluarga saya dengan demikian hina? Malah Reza melaporkan balik kakak saya ke Polda,” ungkap Riri.

Dijelaskannya, suatu sore, dirinya  didatangi orang dari Polda namanya Alex. “Saya kira datang untuk memanggil saya sebagai saksi, rupanya menjelaskan bahwa kakak saya sudah dilaporkan oleh Reza dengan dugaan pencemaran nama baik. Ketika saya liat barang buktinya foto-foto kami waktu tunangan,” ujar Riri kepada wartawan saat ditemui dikediamannya, Kamis (1/12/2016).

Riri meminta agar Reza bersikap gentle dengan datang meminta maaf kepada ibunya yang saat ini sangat malu karena sikap Reza membatalkan pernikahan secara sepihak sehingga membuat warga dan keluarga besar Riri bertanya-tanya ada apa.

“Kami hanya ingin dia meminta maaf dan kami tidak ada memperumit,” ujar Riri.

Dirinya juga membantah jika telah menguras rekening Reza sebesar Rp 40 juta.

“Apa itu dapat Rp 40 juta, Rp15 juta. Maaf bukan sombong dia bisa ke Sentul karena mama saya sekeluarga. Karena keberangkatannya kesana dia tidak ada uang sepeserpun. Kami sudah cukup malu dan sakit dihina gini,” ungkapnya dengan sedih.

Sementara itu kuasa hukum Riri yakni Ruslan Abdul Gani mengatakan bahwa perkara ini penyelesaianya simpel, yakni cukup dengan duduk bersama.

“Yah kalo adat tu datang nampak wajah, pulang nampak punggung. Tidak berlarut dan dramatis gini,” ungkapnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY