KabarJambi.net – Gara-gara cuitan di media sosial Twitter mengenai uang baru, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diadukan ke polisi. Kader yang pernah jadi caleg PKS di Yogyakarta tersebut diadukan oleh aktivis Forum Komuniksi Anak Pejuang Republik Indonesia (Forkapri).

“Dwi Estiningsih dilaporkan karena ujaran kebencian bernuansa SARA pada akun twitternya,” ujar pengacara Forkapri, Birgaldo Sinaga, di Jakarta Rabu (21/12/2016).

Ujaran kebencian tersebut, kata Birgalo, merujuk cuitan Dwi melalui akun twitter “@estiningsihdwi pada Senin (19/12/2016). Pada cuitan pertama, di akun tersebut ditulis “Iya sebagian kecil dari non muslim berjuang, mayoritas pengkhianat. Untung sy belajar #sejarah”.

Cuitan ini dilanjutkan dengan cuitan berikutnya “Luar biasa negeri yang mayoritas Islam ini. Dari ratusan pahlawan, terpilih 5 dari 11 adalah pahlawan kafir. #lelah.” Cuitannya itu me-retwit ulang twitter @wartapolitik.

Kata Birgaldo, Dwi telah dilaporkan ke polisi oleh anggota Forkapri bernama Ahmad Zaenal. Dia memperlihatkan lembar bukti Laporan Polisi Nomor : LP/6252/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 21 Desember 2016. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY