Kabarjambi.net – Saryono (29), warga Kecamatan Tabir Selatan, harus relakan uang Rp 2 juta dan 2 unit telepon selular. Ia diperas oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota intel.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/8) lalu. Saat itu korban yang berprofesi sebagai tukang sayur, sekitar pukul 11.30 WIB pulang dari berjualan sayur di pasar Pamenang.

Sesampainya di jalan poros antara Desa Limbur Kecamatan Pamenang Barat dan Desa Sungai Sahut Kecamatan Tabir Selatan. Korban tiba-tiba dihentikan oleh orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor.

Usai mobil korban dihentikan, pelaku yang mengaku sebagai anggota intel ini langsung bertanya kepada korban apakah korban membawa minyak atau tidak. Saat itu pelaku pun sempat memperlihatkan senjata yang diduga senjata api dari dalam tas milik pelaku.

Tahu korbannya ketakutan, pelaku pun mengambil dua unit telepon selular dan uang Rp 2 juta milik korban. Usai merampas harta benda korbannya, pelaku langsung pergi meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Paur Humas IPDA Echo H Sitorus membenarkan jika telah terjadi perampasan yang dilakukan seseorang yang mengaku anggota intel. “Kejadiannya kemarin di jalan poros Desa Limbur Merangin dan Sungai Sahut. Korban diberhentikan oleh seseorang yang mengaku anggota intel. Setelah diberhentikan, korban diperas harta bendanya oleh pelaku,” ujar Sitorus, Selasa (29/8).

Sitorus mengatakan, untuk kasus ini masih ditangani oleh pihak Polsek Tabir Selatan. Polisi kini tengah memburu pelaku.

“Mudah-mudahan pelakunya berhasil kita tangkap, dan saya menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan seseorang yang mengaku sebagai anggota kepolisian, dan juga jika berkendaraan di tempat rawan kejahatan agar selalu waspada,” tutupnya.(May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here