KabarJambi.net – Calon Presiden Amerika Serikat Hillary Clinton dan Donald Trump melakukan debat perdana. Debat digelar di Hemstead, New York, Selasa (27/9/2016), dan disaksikan sedikitnya oleh 90 juta warga. Sejumlah stasiun televisi swasta Indonesia juga menyiarkan secara langsung acara debat ini.

Trump, yang merupakan calon presiden Partai Republik, mengaku yakin dirinya mampu untuk membawa AS kembali ke masa jayanya. “Saya tak yakin Hillary mampu melakukannya,” kata dia seperti dikutip AP.

Namun, sesaat kemudian, dia berujar, “Namun, jika dia memenangi pemilihan presiden ini, maka saya akan memberikan dukungan penuh kepada dia.”

Hillary Clinton menuduh Donald Trump mengawali karier politiknya dengan kebohongan rasial. Hillary menyebut pengusaha kaya itu melontarkan pertanyaan rasial tentang kewarganegaraan presiden kulit hitam pertama AS, Barack Obama.

“Dia mendasari semua langkahnya dengan hal-hal yang berbau rasial,” ujar Hillary.

Pernyataan Hillary itu merujuk pada komentar Trump yang akhirnya mengakui bahwa Obama dilahirkan di AS.

Pada bagian lain ajang debat ini, Trump pun menyerang Hillary terkait kebijakan luar negeri yang dijalankan AS.

Dia menyebut, Hillary telah meninggalkan jejak kekacauan di Timur Tengah, sepanjang kariernya menjadi Menteri Luar Negeri AS.

“Lihatlah Timur Tengah, sungguh kacau di bawah perintah Anda,” ujar Trump kepada Hillary.

Trump juga menyebut Hillary itu tak memiliki stamina yang cukup untuk menjadi presiden AS. Hal itu terkait dengan serangan penyakit pneumonia yang dialami mantan Ibu Negara itu di tengah masa kampanye.

“Saya katakan, Hillary tak punya cukup stamina untuk menjadi presiden. Untuk menjadi presiden di negara ini, Anda membutuhkan stamina yang luar biasa,” sebut Trump, dikutip dariAFP.

Mendengar pernyataan itu, Hillary tak tinggal diam, dan melakukan serangan balik.

“Baik, setelah perjalanan ke 112 negara dan negosiasi perjanjian damai, gencatan senjata, atau 11 jam bersaksi di depan kongres, dia masih mau bicara soal stamina dengan saya?” ujar Hillary.

Debat berlangsung selama 90 menit. Sepanjang berlangsungnya debat, polling menunjukkan bahwa kedua kandidat menjalani persaingan yang ketat.

Polling dari Reuters menunjukkan, Hillary memimpin hanya empat persen dengan 41 persen dukungan. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY