Kabarjambi.net- Nasib malang dialami oleh seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) bernama Ahmad Khairul Saputra (7) warga Pall 17, RT 13 Dusun Melati, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Pasalnya bocah kecil tersebut tewas setelah ditabrak lari oleh pengendara mobil.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabarjambi.net, kejadian tabrak lari tersebut terjadi pada Jumat sore (23/9/2016) sekitar pukul 14.30WIB di kawasan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Saat itu korban diketahui sedang bermain bersama temannya-temannya, kemudian tiba-tiba melintas sebuah mobil kijang warna biru tanpa plat nomor dari arah Jambi hendak menuju arah Palembang dengan kecepatan tinggi.

” Adik saya itu awalnya sedang bermain bersama teman-temannya, karena rumah kita berdekatan dengan jalan raya, lalu tiba-tiba melaju mobil kijang warna biru itu dengan kencang, hingga menabrak adik saya dengan kondisi luka parah,” ujar Rianti, kakak kandung korban kepada wartawan, ketika dikonfirmasi oleh Kabarjambi.net melalui ponselnya, Jumat (23/9/2016).

Lanjutnya, setelah mengetahui akan kejadian tersebut, pelaku penabrak adiknya itu sempat berhenti sesaat untuk melihat kondisi adiknya yang menjadi korban. Namun bukannya menolong korban, pelaku yang mengetahui korban dengan keadaan luka parah langsung melarikan diri.

” Waktu itu kami dari pihak keluarga belum mengetahui bahwa adik kami ditabrak, kami tahunya ketika tetangga memberitahukan kejadian itu,” ungkapnya dengan sedih.

” Kata saksi mata yang melihat kejadian itu, pelaku penabrak lari itu sempat melihat adik saya, dan sempat turun akan membantu, tetapi karena mungkin dia (pelaku) lihat adik saya dengan kondisi luka parah langsung melarikan diri,” sambungnya.

Korban sempat dilarikan ke Puskemas untuk diberikan perawatan, namun akhirnya dirujuk ke Mayang Medical Center (MMC) untuk perawatan lebih lanjut karena kondisinya sangat parah.

Namun saat dilarikan kerumah sakit, nyawa korban tidak tertolong hingga meninggal dunia.

” Sekarang adik saya itu sudah kita mandikan, dan nanti segera akan kita makamkan,” sebutnya sambil terisak tangis. “Kami sekarang dari pihak keluarga  hanya bisa berharap, agar pihak kepolisian bisa mengusut permasalahan ini, agar si pelaku bisa bertanggung jawab,” pungkasnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY