Kabarjambi.net – Pilkada Tebo telah usai. Pasangan calon nomor urut dua, Sukandar-Syahlan memenangkan pilkada dengan selisih lebih 18.000 suara.

Ketua tim koalisi partai pengusung Hamdi-Harmain, Syamsulrizal, tak membantah hal itu. Ia mengakui perolehan suara jagonya cukup jauh tertinggal.

“Kita tidak memungkiri itu. 46% kita, lawan sekitar 54%. Secara hitungan ya kita memang tertinggal,” ujar Iday, sapaannya, Rabu (15/2) malam.

Namun persoalan belum selesai. Karena pihak Hamdi-Harmain melihat ada kejanggalan besar terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pihak Hamdi-Harmain melihat cara sistematis menghilangkan ribuan orang dari DPT.

Iday katakan, pada pemilukada Gubernur 2015 lalu, DPT berkisar 235 ribuan. Namun untuk pilkada Tebo 2017 ini berkurang lebih 15.000 dalam DPT.

“Bukan karena kita kalah. Tapi sejak dulu kami sudah ingatkan soal DPT. Ini masalah sangat serius,” ujar Iday.(Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here