Tersangka saat mendapat perawatan medis

Kabarjambi.net – Perampokan yang dialami Juwartini (35) terungkap. SK (27) salah seorang pelaku, bahkan sudah berhasil ditangkap oleh polisi, Rabu  (2/8). SK ditangkap dengan kondisi terluka tembak dan ditinggal rekannya.

SK, warga Jalan Tidar Unit 8 Kecamatan Rimbo Ulu, ditemukan di kebun sawit milik warga. Ia tak mampu lagi berlari karena betis kirinya tertembus peluru polisi. Sehingga ditinggal oleh rekannya, Y.

“Tersangka SK kita amankan di kebun sawit milik warga. Ditinggal oleh rekannya berinisial Y yang kini masih terus dikejar oleh anggota kami di lapangan,” ujar Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Maruli.

Dikatakan Maruli, tidak ada perlawanan ketika polisi menangkap SK. Padahal sebelumnya SK diketahui cukup beringas. Seusai merampok Juwartini dan berpapasan dengan polisi, ia yang pertama kali melepas tembakan.

Tak hanya itu. SK juga diketahui sempat bentrok dengan anggota Polda Jambi. Dimana saat itu tim reskrim Polda Jambi tengah mengejar pelaku perampokan kantor Teras BRI Simpang Niam.

Menariknya, dalam pengembangan yang dilakukan polisi, terungkap jika istri SK juga terlibat. Perempuan berinisial NA merupakan pemberi informasi kepada SK dan Y. Bahwa saat itu ada sejumlah uang tunai di rumah Juwartini.

Istri tersangka NA (kerah merah) ketika diamankan di kantor Polsek Rimbo Bujang
Istri tersangka NA (kerah merah) ketika diamankan di kantor Polsek Rimbo Bujang

“NA ini tahu jika korban Juwartini baru menarik uang dari bank. NA mau pinjam uang, tapi tidak diberi oleh korban. Lalu direncanakan perampokan. Padahal mereka (pelaku dan korban) masih ada hubungan kekerabatan. NA diamankan di Polsek Rimbo Bujang,” ujar Maruli lagi.

Seperti sebelumnya diberitakan kabarjambi.net, Juwartini dirampok pada Senin (31/7) sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Rumah kediamanya di Jalan 15 Unit I Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang, dimasuki dua pelaku yang mendobrak pintu belakang rumahnya.

Dikatakan Kapolsek Rimbo Bujang, AKP Sareha,mendengar suara gaduh, Juwartini keluar dari kamar tidurnya. “Saat korban keluar dari kamar pelaku langsung berkata ‘mana uang kemarin yuk, aku nampak kamu sama anak mu ini ambil duit di bank,” ujar AKP Sarehat menirukan pelaku seperti diakui korban kepada polisi.

Salah seorang pelaku memukul telinga korban menggunakan pistol. Akibatnya telinga Juwartini terluka dan mengucurkan darah segar. Dengan kondisi korban yang tak berdaya, pelaku mengacak-acak seisi rumah. Mereka membawa kabur uang tunai Rp 2,5 juta, sepeda motor, dan telepon selular.

Saat kabur dari rumah korban, pelaku baku tembak dengan tim opsnal (buser) Reskrim Polres Tebo. Namun para pelaku berhasil melarikan diri menggunakan dua unit sepeda motor matic ke arah Unit XI Kecamatan Rimbo Ulu.

Selain uang tunai dan empat unit telepon selular, korban kehilangan satu unit sepeda motor Kawasaki KLX. “Tapi KLX kita temukan lagi di Unit XI. Ditinggal oleh pelaku. Kami juga mendapatkan sepeda motor Honda Beat Pop tanpa nomor polisi di Unit VI. Diduga milik para pelaku,” ujar AKP Sareha.

Polisi juga menemukan beberapa barang bukti di TKP. Yakni dua buah linggis kecil, satu buah gagang palu, dan satu buah sebo warna hitam.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here