Kabarjambi.net – Pemkab Merangin mengatakan terus perjuangkan pemekaran Tabir Raya. Namun Forum Anak Negeri Peduli Merangin (FAN PM) menilai berbeda.

Pentolan FAN PM, Sukma Taufik, mengatakan sikap pemkab juatru sangat kontradiktif. Apa yang diucapkan justru berbeda dengan temuan FAN PM di lapangan.

“Bagi kami, ada sebuah kenyataan yang sangat kontradiksi dari pemerintahan Harkad (Haris-Khafid). Secara lisan mereka mengatakan akan memperjuangkan pemekaran Tabir Raya. Namun pada kenyataan secara perbuatan ya tidak demikian,” ujar Taufik, Minggu (29/1).

Ia katakan, dalam prakteknya laju pembangunan infrastruktur justru dihambat oleh pemkab. Lalu alokasi dana APBD ke Tabir Raya dikurangi, dan tapal batas dengan kabupaten tetangga tidak diselesaikan.

“Laju pembangunan infrastruktur mereka hambat seperti pasar yang mereka alihkan. Pengurangan alokasi dana APBD ke Tabir Raya, dan yang tak kalah pentingnya tapal batas dengan kabupaten tetangga dengan sengaja sampai hari ini belum mereka selesaikan. Padahal kita semua tahu bahwa semua itu merupakan syarat mutlak untuk pemekaran,” ujar Taufik lagi.

Sementara itu Bupati Al Haris mengatakan terus mempersiapkan pemekaran Kabupaten Tabir Raya. Bahkan pada 2016 telah dilakukan MoU dengan BIG, untuk pembuatan pemetaan tapal batas kabupaten. 2017 ini juga sudah dianggarkan dana pemetaan tapal batas Merangin dan Tabir Raya sebesar Rp 1,4 miliar.

‘’Walaupun kondisi APBD kita di-Perkada, tetapi saya tetap menganggarkan dana ini. Karena saya ingin Kabupaten Tabir Raya cepat lahir dalam lima tahun ini. Saya berharap kalau sudah mekar, perkonomian Tabir Raya ini lebih bagus,’’ ujar Haris.

Guna mempercepat lahirnya Tabir Raya itu, Haris mendudukan putra Tabir, Syafri, sebagai Asisten I Setda Merangin, mengurusi pemerintahan. Delapan kecamatan di Tabir Raya nanti juga bisa dimekarnya, sehingga tambah banyak.

Untuk pemekaran kecamatan itu, bupati minta seluruh masyarakat bersatu padu karena dampak pengaruhnya sangat luar biasa. ‘’Saya juga sudah menyiapkan administrasi dalam pemekaran Tabir Raya,’’ jelasnya lagi.

Administrasi yang disiapkan diantaranya dana jaminan pilkada pertama, pemisahan penduduk, pembagian aset, juga tapal batas daerah.

‘’Peta ini merupakan salah satu penilai yang sangat mendukung pemekaran. Saya tegaskan kepada panitia dan Bagian Pemerintahan Setda Merangin, dalam pemekaran jangan sampai memberatkan masyarakat,’’ ujarnya.(humas/***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here