KabarJambi.net – Sebuah postingan di facebook menyebutkan PDIP menerima mahar sebesar Rp 10 trilyun dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar dia diusung di Pilkada Jakarta. Tak terima dengan tudingan tersebut, PDIP melaporkan akun facebook bernama Hanibal Wijayantatersebut.

Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Pandjaitan menyebutkan nama baik partainya telah dicemarkan dengan tudingan tersebut.

Trimedya mengatakan bahwa dia sempat menemui langsung pejabat Polda Metro Jaya saat mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). “Kami bertemu Kepala Polda, Direktur Reserse Kriminal Umum, dan Direktur Reserse Kriminal Khusus,” ujar Trimedya Pandjaitan, Kamis (6/10/2016) malam.

Menurut dia, keputusan melaporkan akun Facebook tersebut merupakan hasil rapat internal PDIP yang dipimpin Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Dia pun mengaku mendapat instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Laporan ini telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor TBL/4841/X/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus bertanggal 6 Oktober 2016. (mg)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY