KabarJambi.net – Sekretaris Jenderal DPP Front Pembela Islam (FPI) Novel Chaidie Hasan atau Habib Novel Bamukmin mengadukan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) terkait persoalan “Fitsa Hats”.

“Bukti pertama artikel dari media online dan kedua rekaman video Pak Ahok bicara di depan wartawan salah satu televisi swasta usai sidang,” kata pengacara Habib Novel, Nurhayati, di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Novel melaporkan Ahok berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/55/I/2017/PMJ/ Dit.Reskrimsus tertanggal 5 Januari 2017.

Ahok dilaporkan dugaan melanggar Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Nurhayati mengungkapkan Ahok mengucapkan Habib Novel merasa malu bekerja pada perusahaan Amerika sehingga menuduh Novel sengaja mengubah ejaan restoran siap saji “Pizza Hut” menjadi Fitsa Hats”.

“Padahal Habib Novel tidak pernah merasa malu dan menutupi pengalaman kerjanya pada perusahaan asing,” ujar Nurhayati.

Sementara itu, Habib Novel berharap penyidik Polda Metro Jaya segera memproses laporan dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran ITE yang dituduhkan kepada Ahok tersebut.

Akibat pemberitaan Fitsa Hats itu, Novel menyebutkan dirinya menjadi sasaran “bullying” para pengguna media sosial.

“Dibully jadi viral banyak macam-macam meme salah satunya, ini penghinaan terhadap ulama kita dapat laporan dari media sosial,” tutur Novel. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY