KabarJambi.net – Tuhan masih melindungi nyawa IM (18), siswa kelas III salah satu SMK di Kabupaten Brebes. Ia dipukuli pacarnya hingga pingsan. Mengira IM sudah mati, sang pacar lalu membuang IM ke sebuah jurang di hutan lereng Gunung Slamet.

Rupanya, IM masih hidup dan ditemukan salah seorang petugas patroli hutan. IM pun membongkar kasus percobaan pembunuhan dirinya.

Kepada polisi, IM mengaku dipukuli oleh pacarnya yang berinisial AE (19), siswa kelas III salah satu SMK di Brebes. IM mengaku hendak dibunuh karena dirinya hamil dan sang pacar menolak bertanggung jawab.

Menurut Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arif Setyawan, percobaan pembunuhan tersebut dilakukan pada Minggu (18/9/2016) lalu. Ketika itu, pelaku berpura-pura mengajak korban ke sejumlah obyek wisata, dengan menggunakan sepeda motor.

Yang pertama, AE mengajak korban IM ke obyek wisata Guci di Kabupaten Tegal. Namun karena obyek wisata tersebut ramai, pelaku membawa korban memutari lereng Gunung Slamet sisi utara, hingga sampai di kawasan hutan milik Perhutani wilayah Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Di lokasi hutan yang sepi ini, pelaku kemudian memukuli korban hingga korban jatuh pingsan. Mengira korban sudah meninggal dunia, tubuh korban bahkan dibuang ke jurang yang ada di kawasan hutan.

Namun dua hari kemudian, atau Selasa (20/9), pegawai Perhutani yang sedang melakukan inspeksi kondisi hutan di kawasan itu, menemukan tubuh wanita. Bahkan saat itu korban masih dalam keadan hidup, sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto dan melaporkan temuan korban ke pihak kepolisian.

”Setelah mendapat perawatan intensif, kondisi korban saat ini sudah semakin membaik. Dari keterangan korban inilah, kita mengetahui siapa pelaku yang menganiaya dirinya,” jelas Kapolres, Selasa (27/9/2016).

Akhirnya, petugas Polres Banyumas berhasil meringkus AE di rumahnya. ‘Tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Igirklanceng, Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes,” kata Gidion.

Menurutnya, selain berhasil menangkap tersangka, pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, sepeda motor yang digunakan pelaku untuk memboncengkan korban, baju, tas, dan benda-benda yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

”Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 340 tentang percobaan pembunuhan berencana dan Pasal 353 KUHP dengan ancaman hukuman mati,” jelasnya. (mg)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY