KabarJambi.net – Dewan Keamanan (DK) PBB dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat pada Sabtu malam (17/9/2016) mengenai Suriah, setelah koalisi pimpinan AS melancarkan serangan udara terhadap posisi militer Suriah, kata beberapa sumber diplomatik kepada Xinhua.

Pertemuan tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 19.30 waktu setempat (Ahad, 06.30 WIB) atas permintaan Federasi Rusia, salah satu anggota tetap Dewan Keamanan –yang memiliki 15 anggota, kata beberapa sumber.

“Pertemuan itu akan dilakukan secara tertutup,” kata sumber tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu (18/9/2016).

Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu pagi menyatakan koalisi pimpinan AS menewaskan 62 prajurit Pemerintah Suriah dan melukai sebanyak 100 orang lagi dalam serangan udara di Provinsi Deir Az-Zour di Suriah Timur.

“Hari ini, di daerah di dekat Bandar Udara Deir Az-Zour, pesawat dxari koalisi internasional anti-IS melancarkan serangan udara terhadap satuan tentara Pemerintah Suriah yang dikepung oleh pelaku teror,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia May. Jend. Igor Konashenkov di dalam satu pernyataan.

Beberapa pesawat tempur memasuki wilayah udara Suriah dari perbatasan Irak, kata juru bicara itu.

Kementerian Pertahanan AS pada Sabtu mengatakan serangan udara koalisi pimpinan AS terhadap IS “mungkin secara tidak sengaja telah tertuju ke pasukan Pemerintah Suriah”.

“Pasukan koalisi menduga mereka menyerang posisi tempat Da’esh,” kata satu pernyataan Pentagon. Ia merujuk kepada kelompok fanatik tersebut dalam istilah Bahasa Arab.

Komando Umum Angkatan Darat Suriah menuduh AS mendukung IS dalam serangan di Deir Az-Zour.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan udara AS memungkinkan IS merebut Gunung Ath_Tahrda.

Peristiwa tersebut menandai serangan pertama koalisi pimpinan AS terhadap posisi pasukan pemerintah sejak koalisi itu mulai menyerang posisi IS di Suriah pada 2014. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here