Anggota Polsek Pamenang tengah memeriksa rumah N Samosir (54) yang jadi korban perampokan, Sabtu (8/9) dini hari

KABARJAMBI.NET – Perampokan brutal menimpa N Samosir, Sabtu (9/9). Warga Desa Mampun Baru Kecamatan Pamenang Barat, Merangin, dirampok di rumahnya.

Perampok menyatroni rumah toke sawit ini sekira pukul 03.00 WIB. Pintu rumahnya di RT 02 Dusun Marwosari Desa Mampun baru didobrak oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah tujuh orang.

Kapolsek Pamenang AKP Sanbe Nababan, mengatakan belum diketahui siapa saja identitas pelaku yang menyatroni rumah pria 54 tahun ini. “Pelakunya masih dalam proses lidik,” ujar Nababan kepada kabarjambi.net.

Penuturan korban kepada polisi, saat itu sekira pukul 03.00 WIB. Samosir terbangun karena mendengar suara ribut di luar rumahnya.

Dari luar rumah, terdengar suara minta dibukakan pintu. Karena pintu tidak dibuka oleh Samosir, beberapa saat kemudian dari luar rumah terdengar seperti suara letusan senjata api.

Tak lama kemudian pintu samping rumah Samosir didobrak dari luar. Pelaku berhasil masuk rumah setelah menghantam daun pintu dengan menggunakan kayu.

“Pelaku masuk dan korban Samosir langsung mereka ringkus. Tangan dan kaki korban diikat menggunakan tali rapia. Mulut korban disumpal menggunakan kain,” ujar Nababan lagi.

Pelaku memaksa Samosir menunjukkan posisi CCTv. Setelah CCTv dibongkar, mereka semakin leluasa menjelajah rumah korban dan menguras isinya.

“Kerugian korban berupa uang tunai Rp 182 juta, satu buah cincin emas dan satu telepon selular. Pelaku kemudian kabur bawa hasil rampokan,” tambah Nababan lagi.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here