Arief Poyuono

Kabarjambi.net – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyouno menyatakan meminta maaf kepada PDIP. Permintaan maaf secara terbuka itu karena pernyataannya yang menyamakan PDIP seperti PKI.

Pernyataan minta maaf ditulis Arief dan ditandatangani di atas meterai Rp 6.000. “Bersama ini terkait pemberitaan di beberapa di media massa yang menyebutkan pernyataan saya yang mengatakan, WAJAR SAJA KALAU PDIP SERING DISAMAKAN DENGAN PKI KARENA MENIPU RAKYAT, dengan ini saya mengklarifikasi bahwa saya tidak bermaksud mengatakan bahwa PDIP adalah PKI dan menipu rakyat,” tulis Arif dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8).

Dalam surat pernyataannya, Arief mengatakan tidak benar PDIP adalah PKI serta menipu karena PDIP. Ia juga menyebut PDIP sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, bekerja serta memperjuangkan rakyat Indonesia.

Arief mengatakan perlu meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Secara khusus ia minta maaf kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan seluruh jajaran serta kader PDIP.

Permohonaan maaf ini berawal karena Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal UU Pemilu. Dimana Hasto menyentil kritik Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang mengatakan UU Pemilu dengan angka presidential trrshold 20% sebagai lelucon politik yang menipu rakyat Indonesia.

Menanggapi Hasto, Arief mengatakan sifat PKI anti-kritik dan melanggar konstitusi. Ia lalu nengatakan wajar PDIP disamakan dengan PKI.

“Nah biasanya sifat PKI itu anti-kritik dan melanggar Konstitusi. Makanya wajar sehingga PDIP sering disamakan dengan PKI seperti keluhan Hasto kepada media saat menanggapi pernyataan Prabowo di Cikeas saat bertemu SBY,” ucap Arief sebelumnya, Senin (31/7).(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here