Kabarjambi.net – Medio Januari 2017 lalu seorang Suka Anak Dalam (SAD) ditemukan tewas di kebun Ubi. Namun hingga kini kasus tersebut belum terungkap.

Belum terungkapnya kasus tersebut, membuat warga SAD meminta agar polisi bisa bekerja maksimal. Hal itu disampaikan Temenggung, Melang, Minggu (5/3).

“Kami minta agar polres sarolangun ungkap siapa pelaku pembunuhan keluarga kami. Sebab sudah lama tapi belum terungkap,” kata Melang.

Katanya, setelah kejadian tersebut hingga kini banyak warga SAD jadi waswas. Pasalnya diduga dua pelaku tersebut masih berkerliaran di Sarolangun.

“Kalau cepat terungkap kami juga senang. Sebab kehidupan kami di hutan, jika kembali terjadi kami mau lapor kemana. Sebab kami ingin pelaku bisa ditangkap dan di hukum berat,” tegasnya.

Kasat reskrim Polres Sarolangun, AKP Suhartono mengatakan, bahwa pihaknya masih terus berusaha untuk mengungkap pelaku pembunuhan warga SAD.

“Anggota saya berhari hari di lapangan, dan masih melakukan pencarian pelaku. Identitasnya sudah kami kantongi,” jelas Kasat reskrim.

Kesulitan yang dihadapi adalah pada saat meminta keterangan saksi yang rata rata warga SAD. Dimana sering kurang kooperatif.

“Sejumlah saksi yang kami mintai keterangan sering tidak kooperatif. Sehingga kami agak kesulitan, apalagi TKP juga jauh dari pemukiman penduduk,” ujarnya lagi.

Namun pihaknya masih optimistis bisa mengungkap pelaku pembunuhan warga SAD tersebut.

“Kita juga sudah mencari hingga keperbatasan jambi,” tegasnya.(harun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here