KabarJambi.net – Realisasi transfer dana desa dari pemerintah pusat ke daerah kabupaten/kota di Provinsi Jambi sepanjang 2016 mencapai 82 persen, atau sebesar Rp. 710,1 miliar dari alokasi yang ditetapkan Rp. 856,7 miliar “Realisasi dana desa itu per 25 Oktober 2016 ini,” kata Kasi PPA IIC pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi Azaz Mabrur di Jambi, Rabu.

Dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang mendapat dana desa tersebut ada tiga daerah yang penyalurannya belum selesai. Yaitu Kerinci baru mencapai 51 persen, Merangin 60 persen dan Kota Sungai Penuh 50 persen.

“Merangin dan Sungaipenuh tidak ada masalah, hanya saja persyaratan laporan tahap pertamanya yang belum selesai. Kalau Kerinci memang ada pemotongan sehingga juga belum selesai,” katanya menjelaskan.

Realisasi transfer dana desa yang terekam melalui aplikasi Simtrada itu dirincikannya dari masing-masing daerah. Diantaranya Kabupaten Batanghari realisasinya Rp. 68,9 miliar, Bungo Rp. 86,3 miliar, Kerinci Rp. 86,5 miliar dan Merangin Rp. 74,1 miliar.

Kemudian Muarojambi Rp. 92,0 miliar, Sarolangun Rp. 91,9 miliar, Tanjungjabung Barat Rp. 71,4 miliar, Tanjungjabung Timur Rp. 47,2 miliar, Tebo Rp. 67,3 miliar serta Kota Sungaipenuh Rp. 24,0 miliar.

Secara keseluruhan, dana desa dari pagu sebesar Rp. 856,7 miliar itu diperuntukan bagi 1.399 desa yang tersebar pada 10 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Sehingga rata-rata per desa menerima sebesar Rp. 612,4 juta.

“Secara umum sudah diatur prioritas penggunaan dana desa itu, diantaranya untuk infrastruktur dasar. Sehingga ke depan masyarakat desa bisa merumuskan kebutuhan di desanya seperti apa,” katanya menambahkan.(***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY