Kapolres Bungo AKBP Budiman Bostang Panjaitan dan Kasat Reskrim AKP Afrito Marbaro Macan mengekspose hasil menggulung komplotan pencuri dan penadah sepeda motor, Senin (24/7)

Kabarjambi.net – Petualangan kriminal Rano Karno berakhir di sel tahanan. Bersama lima rekannya, ia berhasil diringkus oleh jajaran Polres Bungo. Terungkap jika pria 24 tahun ini terlibat dalam setidaknya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolres Bungo AKBP Budiman Bostang Panjaitan mengatakan ada enam tersangka yang sukses ditangkap. Dimana empat orang merupakan pemetik atau pelaku pencurian sepeda motor. Sementara dua lainnya sebagai penadah sepeda motor hasil curian.

“Ya ada enam orang yang berhasil kita amankan. Empat orang pemetika tau pelaku pencurian kendaraan bermotor. Sementara dua lainnya penadah. Semuanya sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Budiman, Senin (24/7).

Pelaku pertama diketahui bernama Rano Karno alias Doni (24). Dia merupakan warga Dusun Baru Pusat Jalo Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Bungo. Sementara pelaku kedua bernama Hendra Irawan alias Syukur Ilham (24), warga Dusun Sungai Gurun, Kecamatan Pelepat, Bungo.

Berikutnya Anizan alias Ane (20), juga warga Dusun Sungai Gurun. Pemetik ke empat bernama Greyda Ahmad (26), warga Perumnas Blok F, Muara Bungo. “Keempatnya ini kita jerat atas sangkaan pelanggaran Pasal 363 KUHP,” ujar Budiman lagi.

Lalu dua tersangka lainnya berperan sebagai penadah atau pelanggaran Pasal 480 KUHP. Yakni M Adam Manhuri (40) dan Suprianto (32), keduanya adalah warga Kuamang Kuni 1 SPA, Kecamatan Pelepat Ilir.

Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan, mengatakan sudah terungkap aksi Rano Karno cs di sembilan TKP. Yakni di Wisma Alanza, Jalan Diponegoro Muara Bungo. Di tempat ini Rano Karno cs menyikat satu unit sepeda motor Kawasaki KLX bernomor polisi BH 5355 UN.

Lalu di Jalan Stadion Serunai kilometer 05 Muara Bungo. Rano cs berhasil mencuri sebuah sepeda motor Honda Blade 125 dengan nomor polisi BH 2586 UY. Mereka juga menyikat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BH 3652 KN di Perumnas Blok E, Muara Bungo.

“Kemudian komplotan ini juga yang mencuri sepeda motor di halaman rumah H EFendi, di Jalan Sultan Thaha Muara Bungo. Kejadiannya 23 Juni lalu. Sekira pukul 21.30 WIB,” ujar Afrito.

Aksi lainnya yakni pada 20 Juni 2017. Sekira jam 21.00 WIB mereka mengambil sepeda motor Honda Scoopy BH 4345 UO di depan Hotel Permata, Bungo. Berikutnya menyikat sepeda motor Honda Vario BH 2966 YP di Simpang Perumnas, 29 April lalu.

Tiga aksi terakhir adalah di Kos H Zaki, Jalan Teuku Umar, 10 Januari malam. Kemudian depan Toko Mas Raudah, Pasar Muara Bungo. Terakhir di kost Umaraf, Kelurahan Pasir Putih, Bungo. Dari ketika tempat ini mereka berhasil mencuri Yamaha Mio Sou BH 3233 UB, Honda Vario BH 3746 KN, dan Yama Mio Vino BG 4342 CK.

“21 Juli kemarin, sekira pukul 14.00 WIB, kami dapat informasi di Desa Betung Berdarah, Tebo, ada satu unit sepeda motor yang mau dijual dengan ciri seperti milik korban yang sudah kami terima laporannya. Kami curiga itu motor hasil curian, dan dijual dengan harga Rp 2,5 juta,” ujar Afrito.

Tim buser Polser Bungo yang menyamar sebagai pembeli berhasil mengamankan seorang pelaku. Begitu dilakukan pengembanga, terungkap jika mereka sudah beraksi di sembilan TKP.

“Pelaku telah melakukan aksinya sebanyak sembilan unit yang TKP-nya berada di Bungo. Unutk satu unit sepeda motor merek Mio diambil dari penadah. Yaitu salah seorang Suku Anak Dalam dari Bangko. Sekarang barang bukti yang diamankan sebanyak tiga unit sepeda motor,” ujar Afrito lagi.(Ferdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here