Kabarjambi.net – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Sarolangun memberikan putusan bebas terhadap dua orang terdakwa penadah emas illegal. Putusan tersebut membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan kasasi.

Hal ini disampaikan oleh Kajari Sarolangun, Ihwanul Hakim melalui Kasi Intel Yayat, Senin (6/3).

“Secara resmi JPU sudah mengajukan kasasi. Sebab kita melihat putusan tersebut aneh saja,” kata kasi intel.

Hal mendasar diajukanya kasasi, keterangan saksi baik itu saksi ahli tidak menjadi pertimbangan hakim.

“Bahwa satu peraturan hukum tidak diterapkan atau diterapkan, tapi tidak sebagaimana mestinya. Itu yang menjadi dasar kita ajukan kasasi,” tegasnya.

Diketahui pada Agustus 2016 lalu, terdakwa Yudha Amada bersama sopirnya ditangkap aparat kepolisian dan TNI. Terdakwa diamankan setelah membeli serbuk emas seberat 1,154 Kg di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun.

Barang bukti dan terdakwa kemudian diproses dan disidangkan. Sejumlah saksi penangkapan, saksi ahli diajukan.

Namun hasilnya putusan hakim membebaskan terdakwa. Padahal terdakwa dituntut dengan UU minerba dan tuntutan hukumanya tinggi yakni tiga tahun penjara dan denda.(harun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here