Ilustrasi

Kabarjambi.net – Pasar rakyat sudah berdiri megah di Kota Bangko. Namun fakta lain terungkap belakangan. Bahwa sejatinya pasar bernilai tujuh miliar itu ‘jatah’ Rantau Panjang, Kecamatan Tabir.

Ini diungkap oleh Forum Anak Negeri Peduli Merangin (FAN PM). Forum yang digawangi beberapa pemuda Tabir Raya ini mulai mengungkit persoalan ini ke media sosial sejak dua hari terakhir.

Menurut FAN PM, dasar dari adanya pasar yang kini berdiri megah di eks terminal bus itu adalah Peraturan Menteri Perdagangan nomor 114/M-DAG/PER/12/2015. Dalam SK itu tercantum jelas bahwa pasar itu untuk Tabir.

“FAN PM menilai itu bentuk ketidak adilan terhadap Tabir Raya. Kami akan menggelar demo besar terkait persoalan ini. Soal tindakan sepihak Pemkab Merangin melakukan pemindahan ke Bangko,” ujar Ketua FAN PM, Murdani, Sabtu (28/1).

Demikian pula dikatakan Taufik, rekan Murdani. Salah seorang pentolan FAN PM ini mengatakan akan dimulai dengan aksi unjuk rasa di Pasar Rantau Panjang, Tabir, Minggu (5/2) nanti.

Setelah itu berlanjut aksi berikutnya di Bangko. “Kami akan bagikan selebaran dan beritahu pedagang di Rantau Panjang. Bahwa mereka lah yang seharusnya berhak menikmati pasar tujuh miliar itu,” ujar Taufik.

Ia katakan, aksi di Rantau Panjang hanya akai awal. Karena berikutnya akan berlanjut dengan aksi lebih besar di Bangko.(***)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY