Kabarjambi.net – Seorang pria paru baya, bernama Rudiyanto (40) warga RT 23 Perumahan Bogenvil Lestari, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (31/12/2016) malam, harus menjalankan pemeriksaan oleh pihak kepolisian Mapolsekta Telanaipura karena mengenakan kaos palu arit, saat sedang melintas di perempatan lampu merah Simpang Broni, Kota Jambi.

Setelah diamankan, pria parubaya yang hendak menghabiskan waktu pergantian tahun tersebut, harus merayakan pergantian tahun di kantor polisi guna dimintai keterangan.

Kepada polisi, pria yang keseharian merupakan pekerja tukang ojek tersebut, mengaku mendapatkan baju kaos palu arit berwarna merah tua yang dianggap lambang kelompok radikal tersebut dengan membeli dari tempat penjualan baju bekas.

“Sudah duo minggu aku beli bajunyo, beli di tempat jual baju bekas(BJ-red), tadinyo nak nengok kembang api, pas di jalan langsung ditangkap dibawa ke kantor polisi,” aku Rudi saat diinterogasi polisi.

Kapolsek Telanaipura, Kompol Ahmad Bastari Yusuf saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pria paruh baya tersebut apakah pria itu merupakan kelompok radikal atau bukan.

“Kita ambil keterangan dulu terhadap pria tersebut apakah ia kelompok radikal atau bukan, dan kita dalami apa maksudnya menggunakan kaos berlambang komunis tersebut,” jelas Bastari, Minggu (1/1/2017)

Setelah mengetahui akan adanya penemuan pria pemakai baju palu arit oleh pihak kepolisian, Wakapolresta Jambi Akbp Sri Nugroho dan Dandim 0415/BTH, Letkol Inf Denny Noviandi menyambangi Mapolsek Telanaipura guna memastikan atas penemuan tersebut. (fa)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here