Kabarjambi.net – Pemilihan Musda III Demokrat, Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Jambi yang digelar di gedung Ratu Convetion Center (RCC) sempat diwarnai kericuhan.
Kericuhan tersebut dipicu adanya kader yang keberatan dengan cara pemilihan secara aklamasi dan cepatnya proses Musda untuk menjadikan Burhanuddin Mahir atau kerap disapa Cik Bur menjadi Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi.
Mengenai akan kericuhan itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jenderal Purn Pramono Edhie Wibowo mengatakan, dirinya tidak terlalu menanggapi kejadian tersebut.
” Saya sampaikan, jika itu bukan merupakan forum komunikasi, tadi itu adalah pembukaan Musda III Demokrat Jambi, dan saya memang sengaja tidak mau memperpanjang hal itu,” katanya ketika menggelar Konferensi pers, Selasa (8/11/2016)
Ia menyebutkan dalam pembukaan tadi memang terjadi kegaduhan, menurut dia kegaduhan itu adalah hal yang wajar, namun tidak sampai memicu hal lainnya dan dapat teratasi.
“Jadi saya tegaskan, dalam Musda kali ini, hanya ada satu nama yang kita tetapkan menjadi Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, yaitu Bapak Burhanuddin Mahir, dan itu pemilihan secara aklamasi dan waktu tercepat,” jelas Edi kembali.
Dalam pembukaan Musda III Demokrat Jambi tersebut, salah satu Kader Dewan Kehormatan DPD Provinsi Jambi bernama Suratno yang diketahui merupakan pendukung HBA memberikan penyampaian surat dokumen kepada dirinya yang berisikan masalah ada beberapa kader Demokrat yang tidak loyal kepada partai. Menurut Edi itu sudah teratasi, dan ia menyebutkan telah menemui kader kehormatan tersebut.
” Saya sudah temui bapak Suratno, karena beliau merupakan kader kehormatan DPD Demokrat Jambi dan salah satu pendiri, jadi beliau pun juga menerima hasil keputusan aklamasi ini dan menetapkan Burhanuddin Mahir jadi ketua DPD Demokrat Jambi,” tukasnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY