KabarJambi.net – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri mengungkap penyelundupan sabu-sabu dalam jumlah yang sangat besar, yakni mencapai 135 kg.

Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto menyebutkan penyelundupan ini melibatkan jaringan narkotika internasional yakni China dan Hong Kong.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan pengembangan hasil laporan masyarakat. “Awalnya tim Dittipid Narkoba menemukan 20 kg sabu hasil penggeledahan sebuah mobil yang dikemudikan tersangka berinisial CC pada Rabu, 26 Oktober di Dadap, Kosambi Timur, Tangerang. Tim lalu menindaklanjuti pengungkapan ini dengan menggeledah gudang di Panaragan, Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten pada hari yang sama,” jelas Ari Dono dalam jumpa pers di gedung Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (3/11/2016).

Di gudang tersebut, kata Ari Dono, tim menemukan 90 kg sabu, 70 kg di antaranya disimpan di mesin kompresor pembersih kandang ayam.

Setelah menggeledah gudang di Panargan, tim kemudian bergerak ke lokasi yang ditunjukkan tersangka yang ditangkap, yakni di Koleang, Desa Tegalwangi, Jasinga, Bogor.

Di lokasi ketiga ini, tim menemukan 25 kg sabu. “Total barang bukti sabu yang kita temukan 135 kg,” sebut Ari.

Kemudian, tim mendatangi tersangka berinisial CC, WN China yangd tinggal di Perumahan Taman Adiyasa Blok P12 Nomor 5, Cikasungka, Solear, Tangerang.

“Dari (pengungkapan) ini kita menyita 1 unit mobil Toyota Avanza, 135 kg sabu, 5 mesin kompresor, 1 buah timbangan, 1 tas warna hijau dan 2 HP. Asal usul barang diduga dari China dengan kamuflase mesin kompresor pembersih kandang ayam,” terang Ari. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY