Kabarjambi.net – SJ als J warga kabupaten Tebo di bekuk tim gabungan Polhut BKSDA Jambi bersama SPORC Provinsi Riau saat tertangkap tangan membawa kulit harimau bersama seorang rekanya berinisial MA yang merupakan warga Indra Giri Hulu, Provinsi Riau.

Informasi yang diketahui, J beserta rekannya MA ditangkap pada Kamis (29/9/2016) kemarin.

Ketua Tim Polhut BKSDA Jambi, Krismanko ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan dua tersangka pembawa kulit harimau.

” Iya benar mereka berdua kita amankan saat membawa kulit harimau, diduga keduanya terlibat jaringan perburuhan Harimau Sumatera antar provinsi,” ujar Krismanko saat dikonfirmasi, Minggu (2/10/2016)

Lanjutnya, keduanya diamankan di Jalan lintas Samudra, Desa Sungai Ramabai, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau saat akan transaksi jual beli offset harimau di lokasi kejadian tersebut.

“Informasi itu sekitar pukul 14.00WIB, dan kita lakukan penangkapan bekerjasama dengan SPORC Brigade Beruang Sumatera, Provinsi Riau,” terangnya.

Dari keduanya, petugas mengamankan offset Harimau Sumatera, berikut tulang dan kulit yang akan di perjual belikan. Kedua tersangka lantas diamankan tim SPORC untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kini kedua tersangka J dan rekanya MA di jerat pasal 21 ayat (2) huruf d Junto Pasal 40 ayat (2) undang – undang no 5 tahun 1990 tentang konserfasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. junto pasal 55 ayat (1) huruf 1 KUHP. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY