PMII Merangin saat demonstrasi

Kabarjambi.net – DPRD Kabupaten Merangin terus dibanjiri kritik pedas. Kini Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Merangin, Hijrul Aswad, lontarkan kecaman.

Aswan mengatakan kinerja DPRD Merangin sangat mengecewakan. Terutama dalam kaitannya dengan pembahasan LKPJ Bupati Merangin dan persoalan penambangan emas tanpa izin atau PETI.

“Pembahasan LKPJ Bupati sampai hari ini tidak terlaksana. Saat akan paripurna, hanya beberapa orang yang hadir. Sangat mengecewakan,” ujar Aswad, Senin (1/5).

Persoalan adanya kisruh internal DPRD, masyarakat tidak layak diminta memaklumi. Terlebih tahun lalu LKPJ Bupati Al Haris juga tak dibahas karena konflik akut di tubuh DPRD Merangin.

“Apa masih punya muka kalau minta rakyat maklum? Rasanya itu sudah keterlaluan. Kalau tidak lewat pembahasan LKPJ, lalu di jalur apa fungsi pengawasan mereka (DPRD) jalankan?,” tambahnya lagi.

Lalu soal PETI. Aswad mengatakan DPRD Merangin sama sekali tak layak diandalkan. Pengaduan warga soal PETI hanya jadi alasan untuk perjalanan dinas bagi beberapa oknum anggota DPRD.

“Penyelesaiannya mana? Solusinya apa. Tidak jelas. DPRD Merangin tak bisa kerja,” kecamnya.(Marsis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY