Kabarjambi.net – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli telah dilantik beberapa bulan lalu. Namun yang terjadi terkesan tidur panjang dan tanpa pergerakan.

Hal ini dipandang sebagai sesuatu yang mubazir oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Merangin. Ketua PMII, Hijrul Aswad, bahkan mengatakan lebih baik Tim Saber Pungli dibubarkan saja.

“Ini tim saber pungli tidur panjang. Sejak dilantik tidak terlihat adanya kerja dan hasil kerja yang jelas. Padahal pungli merajalela di Merangin. Maka, menurut kami lebih baik dibubarkan saja,” ujar Aswad, Selasa (18/7).

Ia katakan, tidak sedikit pembiayaan yang dikucurkan pemerintah. Uang daerah yang mengucur ke Tim Saber Pungli tak kurang dari Rp 200 juta.

“Rp 200 juta itu bukan uang yang sedikit. Rasanya cukup untuk membiayai Tim Saber Pungli. Mubazir saja uang itu dihabiskan kalau pungli tak disentuh,” ujar Aswad lagi.

Ditambahkannya, pungli marak di banyak tempat. Mulai dari pelayanan masyarakat di kantor pemerintah, hingga tempat wisata dan tempat umum lainnya.

Ketua Saber Merangin Kompol Ricky, mengatakan Tim Saber Pungli sudah melakukan beberapa berupaya. Salah satunya menyediakan sekretariat dan nomor pengaduan.

“Ini untuk memudahkan masyarakat menyampaikan keluhannya. Namun setiap kali kami tanya dengan persoalan yang sama, yang kami dapatkan hanya laporan yang tidak jelas. Tidak ada bukti yang kongkrit,” ujarnya.

Ricky yang juga Waka Polres Merangin, mengatakan tim juga berupaya menelusuri di lapangan. Ia menyebut tim punya konsep dan memiliki satuan tugas dengan bidang tugas masing-masing.

“Seperti Satgas (satuan tugas) penyelidakan, penindakan, dan pencegahan. Semua itu kami gunakan di Tim Saber ini,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat berperan aktif. “Jangan sungkan-sungkan melaporkan jika ada pungli,” tutupnya.(Marsis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY