Foto bersama seusai acara

Kabarjambi.net – Polemik terkait pengesahan Peraturan Pemerintah (Perpu) Nomor 2 tahun 2017, menggantikan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terus menjadi. Menjadi pembahasan hangat, tak terkecuali di Provinsi Jambi.

Bertempat di aula Kesbangpol Provinsi Jambi, Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Jambi, Rabu (26/7) menggelar diskusi dengan mengangkat tema Mengawal Perpu No 2 Tahun 2107, Mengawal NKRI.

Dalam kegiatan tersebut Hadir tiga orang nara sumber. Yakni Arfai SH MH, pakar hukum tata negara Universitas Jambi, Drs H Husein Kabag Fasilitas Organisasi Politik Kemasyarakatan dan Lembaga Perwakilan, serta KH Aminullah Hamid Ketua Pw NU Provinsi Jambi.

Ketua Umum PKC PMII Jambi, Ramazani Novanda menyebutkan, hadir Perpu No 2 tahun 2017 ini sudah tepat, dengan situasi bangsa saat ini. Perlu adanya aturan yang tegas untuk membendung kelompok-klompok maupun ormas yang bertentangan denga Pancasila dan UUD 1945.

“Kami mendukung dan akan mengawal pelaksanaan Perpu ini di Provinsi Jambi,” sebutnya.

Sementara Arfai dalam materinya menyebutkan, lahirnya suatu perpu harus memiliki dasar yang kuat dan situasi darurat hukum. Dari sudut pandang hukum Ketata Negaraan, Perpu No 2 Tahun 2017 ini masih perlu dikaji lebih jauh. Baik subjek hukum maupun tim penilai terhadap ormas yang dinilai melanggar pancasila dan UUD 1945.

“Jangan sampai menjadi peluang kesewenang-wenangan pemerintah terhadap hak asasi manusia,” Sebutnya.

Sementara itu, Ketua PW Nahdhatul Ulama Provinsi Jambi Aminullah Hamid dalam materinya mengungkapkan NU adalah organisasi yang secara vulgar membela dan mendukung NKRI serta menolak keras apa yang dicanangkan organisasi yang akan merubah ideologi Pancasila.

Di tambahkan Amien, dengan adanya Perpu ini akan menjaga keutuhan berbangsa dalaam bingkai NKRI. Bahkan dengan adanya Perpu ormas akan menyelamatkan keutuhan negara, dan juga ormas-ormas yang ada akan terakomodir dengan baik.

“Saya rasa Perpu ini sudah tepat,” ujar Aminullah. (Syamsul)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY