KabarJambi.net – Perseroan Terbatas Pertamina mengenalkan produk pertamax turbo atau produk bahan bakar khusus dengan nilai oktan 98 di tiga stasiun pengisian bahan bakar umum di Daerah Istimewa Yogyakarta.

General Manager PT Pertamina (Persero) MOR IV Kusnendar saat peluncuran pertamax turbo di Yogyakarta, Jumat (28/10/2016), mengatakan bahwa pada tahap awal penjualan produk pertamax turbo di DIY baru dilayani di SPBU Coco Lempuyangan, SPBU Mlati Sleman, dan SPBU di Jalan Laksda Adisucipto dengan potensi penjualan mencapai 2,5 s.d. 3 kiloliter (kl) per hari.

“Untuk outlet Pertamax Turbo di DIY dalam waktu dekat kami targetkan (ada) di 8 SPBU,” kata Kusnendar.

Menurut dia, sejak dijual mulai 25 September 2016, pertamax turbo di wilayah Jateng dan DIY mendapatkan respons yang baik dari masyarakat dengan total penjualan mencapai 700 s.d. 800 liter per hari.

Volume penjualan tersebut, menurut dia, telah mengungguli varian pertamax plus (RON 95) yang rata-rata mencapai 500 liter per hari. Produksi pertamax plus kini telah dihentikan dan digantikan dengan pertamax turbo.

“Sambutan masyarakat cukup bagus. Bahan bakar khusus dengan RON 98 (Pertamax Turbo) ini terhadap pembakaran mesin lebih sempurna sehingga tarikannya ringan, akselerasinya cepat, dan kebersihan mesin jauh lebih terjaga,” katanya.

Kusnendar mengatakan bahwa pertamax turbo sangat cocok, khususnya untuk kendaraan-kendaraan berteknologi tinggi yang memiliki rasio kompresi di atas 11,5 s.d. 12.

“Dengan kompresi tinggi dan bahan bakar yang bagus, akan memberikan power yang luar biasa,” katanya.

Ia menargetkan hingga akhir 2016 penjualan pertamax turbo di DIY mampu menyentuh 1 persen dari seluruh varian produk gasoline nonsubsidi lainnya.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswan Migas) DIY Siswanto mengatakan bahwa kehadiran pertamax turbo tersebut akan membantu kalangan konsumen dari komunitas motor gede atau mobil berteknologi tinggi untuk mendapatkan produk bahan bakar dengan kualitas terbaik dari Pertamina.

“Ini akan menambah pilihan masyarakat mendapatkan produk bahan bakar khusus (BBK) berkualitas, apalagi komunitas kendaraan di Yogyakarta dan Jawa Tengah Selatan cukup banyak,” katanya.

Sementara itu, ketua Hiswana Migas Kedu Sutarto Murti Utomo mengatakan bahwa munculnya produk BBK varian baru dengan RON 98 itu makin membuktikan bahwa Pertamina berkomitmen menjadi perusahaan kelas dunia yang memiliki kepedulian dengan lingkungan.

“Kami harus mendukung karena dengan Pertamina “go international”, memberikan peluang juga bagi pengusaha di Hiswana Migas untuk membuka usaha di luar negeri,” kata Sutarto. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY