KABARJAMBI.NET, Bangko РAngka perceraian di Kabupaten Merangin meningkat. 2017 hingga 2018 perkara yang masuk pada pengadilan Agama Bangko mencapai 369 kasus, dan ditambah 9 kasus lama pada tahun 2016 lalu.

“Sebanyak 359 perkara gugatan cerai diajukan dari wanita, dan itu artinya Janda lebih banyak dari pada Duda. Wanita mendominasi cerai gugat hingga mencapai 257 kasus,” katanya Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bangko, Rabu (14/18).

Sementara dari pihak laki laki mencapai 100 permohonan cerai talak, yang diajukan pada kantor Agama Bangko hingga ahir 2017 kemarin. Artinya Duda tidak sebanyak jumlah janda.

“Penyebab paling banyak tidak harmonis dalam keluarga,¬†laki laki tidak bertanggung jawab, ekonomi, perselingkuhan dan gangguan pihak ke tiga,” ungkapnya.

Penyebab perceraian akibat adanya perselingkuhan pada 2017 ada 20 kejadian perselingkuhan dan berahir dengan perceraian.

“Di Merangin wilayah kecamatan Bangko paling banyak perceraian. Di Bangko mencapai 84 perkara, Kecamatan Tabir selatan 60 perkara. Kecamatan Pamenang menjadi ke tiga paling banyak perceraian 40 perkara hingga 2018,” pungkasnya.(aka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here