KabarJambi.net – Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan anggaran sebesar Rp 11,61 miliar pada tahun 2017 untuk penyaluran beasiswa yang diperuntukan bagi 3.000 orang.

Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan rencana anggaran tersebut sudah disampaikan ke DPRD dalam nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2017.

Dijelaskannya, alokasi anggaran khusus dibidang pendidikan pada tahun 2017 sebesar Rp 298,89 miliar atau 20,40 persen dari total belanja langsung tahun 2017.

Selain untuk beasiswa, dari jumlah anggaran dibidang pendidikan itu juga diarahkan untuk penyediaan pembayaran uang makan guru SMA/SMK senilai Rp 25 ribu/orang untuk 5.666 orang guru PNS dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 42,49 miliar.

“Anggaran di Dinas Pendidikan juga diperuntukan membangun ruang kelas baru untuk SMK/SMK yang difokuskan di ibukota setiap kabupaten/kota di Jambi. Dengan target 1.500 Ruang Kelas Baru (RKB) sampai Tahun 2021 mendatang,” kata Zola.

Selain itu, pada tahun 2017 Zola mengatakan ada beberapa program strategis yang harus dikerjakan dan diselesaikan yang tentunya harus bersentuhan langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberpihakan pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat, diharapkan seluruh kepala SKPD untuk menyusun program dan kegiatan yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Zola juga mengatakan, pada tahun 2017, kebijakan sarana dan prasarana khususnya infrastruktur jalan dan jembatan salah satunya diarahkan untuk pembangunan wilayah strategis.

Seperti pembangunan jalan yang memperpendek jarak dan waktu tempuh dari daerah sentra produksi di wilayah barat menuju pusat-pusat distribusi, serta menuju pelabuhan Muarasabak, di Kabupaten Tanjungjabung Timur.

Sedangkan dibidang ekonomi, anggaran 2017 untuk meningkatkan peran bidang pertanian yang diarahkan pada pengembangan teknologi pertanian hulu sampai dengan hilir. Serta mengintegrasikan dengan bidang pembangunan lainnya seperti UMKM serta perindustrian dan perdagangan. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY