KabarJambi.net – Pemerintah berencana memungut cukai dari kemasan plastik mulai tahun 2017. Dengan cukai kemasan plastik ini, pemerintah bakal mendapatkan pemasukan sebesar Rp 1,7 trilyun.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, menyatakan yang pertama kali diburu untuk target pendapatan ini adalah kemasan kantong kresek.

“Untuk tarif awal, sementara akan dikenakan pada kantong kresek. Nanti secara bertahap akan ke semua jenis plastik, termasuk plastik kemasan makanan dan botol plastik,” ujar Heru, Jumat (30/9/2016).

Heru meyakinkan bahwa pungutan cukai ini tidak akan membebani masyarakat. “Yang jelas, tarif cukai lebih rendah dari harga yang sekarang dipungut sekitar Rp 200 per kantong kresek. Jadi, tidak akan memberatkan,” jelas Heru.

Saat ini, pihaknya tengah mengajukan usulan cukai ini ke DPR untuk mendapatkan persetujuan.

“Kami sedang menunggu diskusi lanjutan dengan DPR. Mudah-mudahan segera keluar dan diterapkan tahun depan untuk kantong kresek,” tutupnya. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY