KabarJambi.net – Perseroan Terbatas Telkom Area Jambi menyebutkan pelanggan paket layanan IndiHome Fiber mencapai 57 ribu sambungan yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi.

“Jumlah tersebut tercatat sejak layanan ‘IndiHome’ diluncurkan di Jambi. Pertumbuhannya setiap bulannya mencapai diatas dua digit atau 10 persen,” kata Manajer Consumer Service Telkom Jambi Arjun Pardamean di Jambi, Selasa.

Dari total jumlah pelanggan yang mencapai 57 ribu sambungan tersebut, didominasi dari sektor rumah tangga yang kemudian disusul oleh berbagai instansi dan perusahaan swasta serta pemerintahan.

Ia menjelaskan produk “IndiHome” tersebut merupakan paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah (voice), internet (Internet on Fiber atau High Speed Internet), dan layanan televisi interaktif (USee TV).

Sementara itu, Seketariat dan Komunikasi Telkom Jambi Indra Martinus mengatakan, semua daerah kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jambi sudah terjangkau paket layanan tersebut.

Dikatakannya dalam peningkatkan teknologi jangkauan layanan tersebut, saat ini pihak Telkom sedang mengganti jaringan lama (tembaga) dengan jaringan baru yakni kabel fiber optik.

“Untuk di Kota Jambi hampir 65 persen sudah menggunakan kabel fiber optik. Sementara di daerah lain akan diusahakan secara bertahap, sehingga nantinya ke depan sudah bisa menggunakan fiber optik semua,” katanya menjelaskan.

Dengan menggunakan teknologi kabel fiber otik tersebut kata Indra layanan “IndiHome” tersebut kekuatan transfer datanya (Bandwidht) bisa mencapai bisa up to 100 Mbps.

“Teknologi sekarang harus sudah beralih ke fiber optik, karena saat ini layanan teknologi internet serba cepat sehingga teknologinya juga harus canggih,” kata Indra.

Sementara khusus untuk menjangkau daerah pedalaman pihaknya juga mengembangkan produk layanan “IndiHome SKY” yang merupakan layanan dengan menggunakan teknologi satelit.

“Layanan ‘IndiHome SKY’ tersebut ditujukan untuk memberikan akses internet di daerah-daerah yang terpencil,” katanya.

Untuk di Jambi, lanjutnya, layanan “IndiHome SKY” banyak digunakan kalangan perusahaan yang berada di daerah di luar jangkauan internet (blank spot).

“Kalau ‘IndiHome SKY’ ini dari sisi harga langganannya juga berbeda, dan perusahaan yang berada di daerah jauh dari jangkauan internet banyak menggunakan ini,” katanya menambahkan.(***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY