Kabarjambi.net – Pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Cek Endra-Hilallatil Badri, muncul isu tak sedap. Sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Sarolangun dipaksa mundur.

Informasi yang didapatkan kabarjambi.net, sudah ada beberapa pejabat eselon II, III, dan VI yang telah dipanggil bupati. Mereka yang dipanggil tersebut diminta mundur dari jabatannya.

“Ya saya sudah dipanggil. Diminta untuk mengundurkan diri. Tapi saya tidak mau,” kata salah seorang pejabat eselon III, Selasa (30/5).

Bukan saja dirinya, namun beberapa pejabat lain juga dipanggil. Bahkan sebutnya, Kabag Umum Setda Sarolangun kini telah diganti.

“Kabag umum kini telah diganti. Pak Tarmizi yang di Spt-kan menjadi Kabag Umum,” ucapnya lagi.

Seorang pejabat lain juga mengaku diminta mengundurkan diri. Alasan diminta mundur karena tidak nyaman ketemu setiap hari.

“Ini sangat aneh buat kami. Tiba-tiba saja dipanggil dan meminta agar mengundurkan diri,” akunya pula.

Katanya, sebagai PNS dirinya siap ditempatkan dimana saja. Namun harus ada dasarnya untuk diminta mundur.

“Bagi kami tentu siap saja asalkan prosedural dan tentu harus ada dasar aturannya. Itu saja. Biar kami tidak dizalimi,” tegasnya.(Harun)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY