Kabarjambi.net – Pemilu legislatif baru akan digelar 2019 nanti. Namun, di Merangin sudah mulai hangat oleh isu bakal dilakukan pemecahan daerah pemilihan atau dapil. Yakni dapil I dan II.

Khusus dapil I, langsung mendapat penolakan. Beberapa tokoh pemuda Kecamatan Batang Masumai menyatakan tidak ada urgensi pemecahan dapil I ini. Walau dapil I cukup besar. Dimana terdiri dari Kecamatan Bangko, Bangko Barat, Renah Pembarap, Sungai Manau, Pangkalan Jambu, Batang Masumai, dan Nalo Tantan.

Terlebih lagi jika pemecahan dilakukan dan Kecamatan Batang Masumai bergabung dengan Sungai Manau, Pangkalan Jambu, dan Renah Pembarap. “Memang belum pasti. Tapi jika benar, maka akan sangat berdampak pada masyarakat Batang Masumai. Kami kan lebih dekat ke Bangko, bukan ke Sungai Manau,” ujar tokoh pemuda Batang Masumai, Adami, Rabu (23/8).

Adami mengatakan sudah membahas kabar ini bersama tokoh masyarakat Batang Masumai. Dimana mayoritas tokoh masyarakat menyatakan penolakan jika scenario itu yang akan dilakukan.

“Kami masih menunggu informasi sahih (valid, red) dari KPU. Yang jelas kalau benar gabung dengan Sungai Manau, kami menolak,” ujarnya lagi.

Dikonfirmasi terpisah, anggota KPU Kabupaten Merangin, Janiko, mengabarkan bahwa isu itu tidak benar. Ia mengatakan bahwa pemecahan dapil itu baru sebatas rencana saja.

“Sampai hari ini belum ada pemecahan dapil. Tapi jika kalkulasi jumlah penduduk dan kuota kursi DPRD sudah melebihi, bisa saja dipecahkan. Sebenarnya untuk rencana memang ada, tapi hari ini belum,” ujar Janiko.(Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here