KABARJAMBI.NET, Bangko – Objek wisata Telaga Biru sejatinya sudah cukup ternama. Terbukti, tak jarang pelancong dari luar daerah pun datang ke telag eksotis di Desa Tanjung Alam Kecamatan Jangkat Timur ini.

Hanya saja buruknya akses jalan ke Desa Tanjung Alam menjadi kendala serius. Hal ini diakui Kades Tanjung Alam, Sahreza Pahlefi.

Ia mengatakan momen pergantian tahun kemarin menjadi puncaknya. Pelancong yang datang mesti bersusah payah untuk mencapai Desa Tanjung Alam. Padahal jaraknya tak seberapa jauh dari jalan poros di Desa Baru.

“Hampir dua bulan mobil dak bisa masuk (Desa Tanjung Alam). Padahal pengunjung yang mau naik ke Telaga Biru sangat banyak,” ujah Sahreza beberapa waktu lalu.

Hanya kendaraan roda dua yang bisa mengakses desa. Itu pun setelah bersusah payah dengan berkubang lumpur.

“Kalau ngusulkan ke Pemkab Merangin rasonyo sudah sangat sering. Dan lagi dak mungkin mereka (pemerintah) dak tahu,” ujarnya lagi.

Ia mengaku sangat menyesalkan kondisi ini. Aset wisata alam Telaga Biru sangat potensial mengangkat wisata dan nama baik Merangin. Tapi infrastrukturnya tidak diperhatikan dengan cukup layak oleh pemkab.

“Kalau pakai dana desa berapo nian lah yang dapat. Sementara sektor lain jugo harus kami biayai. Itu bae kito terus nimbun lobang,” tutupnya.(May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here