Kabarjambi.net – Perambahan hutan kini mengancam Telaga Biru di Desa Tanjung Alam, Jangkat Timur. Kades Tanjung Alam, Sahreza Pahlefi akhirnya ‘berteriak’.

Ia katakan, perambahan ini berpotensi konflik. Karena yang dirambah adalah hutan adat. Sementara terduga pelakunya adalah warga desa tetangga, Tanjung Mudo.

“Secara adat saya sudah ngajak duduk besamo. Dak ditanggapi. Itu hutan adat. Mengancam kelestarian Telaga Biru yang sangat kami banggakan,” ujar Pahlefi, Selasa (11/4).

Pahlefi mengatakan, jarak perambahan dan Telaga Biru hanya ratusan meter. Ia sudah mengajak Polsek dan Koramil Jangkat ke lokasi. Termasuk Camat Jangkat Timur, Jafarudin.

Ia juga mengatakan. Saat melakukan razia bersama polsek, babinza dan camat jangkat timur, pelaku perambahan tidak ada ditempat.

“Polisi akan menindak waktu itu. Tapi ditahan Pak Camat. Camat cuma janji menyelesaikan masalah ini. Tapi saya tunggu sampai hari ini tidak ada realisasinya,” ujar Pahlefi lagi.(Marsis Imron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here