Kabarjambi.net – Ombudsman RI perwakilan Jambi telah menemukan fakta terbaru mengenai Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh beberapa oknum dalam pembuatan maupun pengurusan Kartu Keluarga (KK) serta E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Muaro Jambi.

Temuan tersebut dilakukan oleh pihak Ombudsman RI perwakilan Jambi secara langsung setelah melakukan investigasi kepihak terkait dalam melakukan pembuatan KK maupun E-KTP.

” Disana saat pegawai kita mencoba melakukan investigasi secara langsung, ternyata benar, bahwa laporan-laporan masyarakat mengenai adanya pungli dalam pembuatan maupun pengurusan KK maupun KTP,” ujar Kepala Ombudsman RI perwakilan Jambi, Taufik Yasak saat ditemuikabarjambi.net secara langsung di ruang kerjanya, Rabu (19/10/2016)

Lanjutnya lagi, jika dalam temuan tersebut, ternyata masyarakay yang melakukan pembuatan KK maupun E-KTP dimintai  biaya diluar yang telah ditentukan, yang mana biaya tersebut merupakan biaya pengurusan secara cepat yang diberikan kepada masyarakat.

” Tarif itu berbeda mulai dari Rp 20 ribu untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK) serta Rp 100 ribu untuk pembuatan E-KTP yang dimintai oleh oknum-oknum tertentu kepada masyarakat agar pembuatan tersebut bisa berjalan cepat, padahal saat melakukan investigasi itu, ada beberapa orang yang melakukan pembuatan E-KTP tanpa membayar sangat lama sekali di proses nya, tetapi kalau ada yang bayar sangat didahulukan diproses secara cepat, itu kan sudah sangat salah,” bebernya.

” Padahal itu sangat melanggar, karena dalam pembuatan KK maupun E-KTP itu gratis, dan temuan itu sekarang telah kita laporkan ke Bupati Muaro Jambi, dan kita minta oknum-oknum tersebut dapat ditindak secara tegas, terlebih dalam kegiatan pungli itu tidak terlepas pasti diketahui oleh pihak kepala dinasnya langsung, maka dari itu segera benahi itu kita minta,” tutup Yasak dengan tegas. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY