DITANGKAP - Jefri dan Iin, pasangan suami istri di Tebo yang ditangkap polisi karena disangka menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

KABARJAMBI.NET – Bermain api mesti siap terbakar. Begitu juga bermain narkotika. Mesti siap untuk berurusan dengan aparat penegak hukum dan berujung di pengapnya jeruji penjara.

Hal ini seperti dialami sepasang suami istri di Tebo. Polisi menangkap Jefri (36) dan istrinya Iin Sumbulatin Miatu Khobbah (28), Senin (11/9). Keduanya ditangkap di kediamannya, Desa Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir, Tebo.

Jefri dan Iin ditangkap sekira pukul 15.00 WIB. Cukup banyak barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari penangkapan ini. Namun kesemua barang bukti terkait peredaran narkotika jenis sabu.

“Keduanya ditangkap di Desa Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir terkait narkotika jenis sabu. Sudah ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 114 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun,” ujar Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat melalui Kasat Resnarkoba AKP Ruhiyat, Selasa (12/9).

Ruhiyat mengatakan, penangkapan berawal dari ketika polisi mendapat informasi yang cukup valid. Bahwa pasangan suami istri ini seringkali melakukan transaksi jual beli sabu di Desa Tuo Ilir.

Penyelidikan dan penyergapan kemudian dilakukan tanpa banyak perlawanan. Dari tangan mereka, polisi mendapat barang bukti berupa satu paket besar berisi sabu. Lalu ada lagi empat paket ukuran sedang yang juga berisi sabu.

Barang bukti berikutnya yakni satu paket kecil sabu. “Sehingga total beratnya lebuh kurang 12,86 gram,” ujar Ruhiyat lagi.

Berikutnya ada satu butik ekstasi dengan berat 0,30 gram, satu unit hp, satu unit timbangan, dan satu pack plastic klip. Lalu satu buah kotak kecil warna hitam dan satu buah pipet sendok sabu.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here