Kabarjambi.net – Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Jambi telah resmi dibuka. Namun pembukaan Musda kali ini sempat ricuh.

Kericuhan tersebut dipicu sebagian peserta Musda ada yang mempersoalkan pemilihan Musda yang diminta oleh Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) PartaiĀ Demokrat, Jenderal Purn Pramono Edhie Wibowo dengan cara aklamasi dengan waktu dipercepat.

” Ini Musda, bukannya permasalahan sepele, kita minta, ketegasan bapak Jenderal bukan seperti itu, meminta Musda di percepat, ini kan musyawarah, jadi banyak pendapat yang akan nanti kita sampaikan di Musda ini,” ujar salah satu Kader Demokrat, Saiful Roswandi saat menyampaikan aspirasi nya, Selasa (8/11/2016)

Sementara itu Sukarno yang merupakan salah satu kader dewan kehormatan DPD Demokrat Kota Jambi menyebutkan pula agar pemilihan Musda tersebut harus memiliki keterbukaan dan ketegangan agar Musda tersebut tidak harus menggunakan sistim aklamasi.

” Tadi saat pembukaan Musda mau diresmikan saya sempat memberikan aspirasi saya sebagai kader dewan kehormatan DPD partai Demokrat Jambi, disana saya sempat meminta tanggapan saya dalam isi surat yang telah diberikan ke Ketua BPOKK Demokrat semoga ditanggapi,” katanya.

Sempat diketahui isi surat yang telah disampaikan oleh beberapa kader dewan kehormatan DPD Demokrat Jambi itu ialah tentang kader yang tidak loyal kepada partai yang harus segera ditanggapi dalam Musda kali ini.

Dalam keadaan ini, hingga berita ini diturunkan, masih diadakannya rapat tertutup oleh beberapa dari Ketua BPOKK dengan berbagai pimpinan DPD dan DPC partai Demokrat. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY