KabarJambi.net – Setiap tahun siswa SMA selalu dihadapkan dengan berbagai pilihan yang akan menjadi pegangan hidup mereka di masa depan. Ada yang ingin kuliah di PTN Favorit seperti UGM, UI, ITB dan ada juga yang memilih sekolah kedinasan dengan berbagai kompleksitas seleksinya. Bagi Mahasiswa yang tidak mampu pemerintah melalui Kemendikbud menawarkan beasiswa bidik misi. Sedangkan untuk sekolah kedinasan seperti STIS, STAN, AKPOL, AKMIL disubsidi penuh oleh negara sehingga mahasiswa tidak akan dibebankan biaya. Dengan pilihan dan kesempatan yang ada banyak siswa yang berlomba-lomba dalam mempersiapan seleksi tersebut. Padahal jumlah peserta seleksi tidak sebanding dengan quota kursi yang disediakan.

Didalam tulisan ini saya akan memaparkan kesempatan besar bagi siswa-siswi SMA sederajat untuk meraih beasiswa S1 luar negeri.Karena begitu banyak beasiswa S1 Luar Negeri yang ditawarkan oleh pemerintah maupun negara dan kampus tujuan di luar negeri. Tapi belum menjadi pioritas pilihan. Ada beberapa kelebihan kuliah di luar negeri diantaranya:

Pertama Kuliah di Negara yang lebih maju akan meningkatkan daya saing dan kemampuan kita dalam mengembangkan potensi diri. Dengan harapan kedepannya Pemuda Indonesia bisa menjadi bangsa yang unggul. Dan tidak diremehkan oleh bangsa lain.

Kedua, Didalam kehidupan modern sekarang koneksi sangat diperlukan untuk memperluas akses ide dan usaha kita. Apalagi koneksi internasional yang sangat menunjang dimana Indonesia sudah masuk ke dalam sistem pasar bebas.

Ketiga, Memperkenalkan Indonesia melalui mahasiswa yang kuliah luar negeri akan menjadi promosi kebudayaan dan keramahtamahan bangsa Indonesia.

Selanjutnya, ketika melakukan aplikasi beasiswa terlebih dahulu kita harus tahu tawaran beasiswa yang akan kita dapatkan. Sebab ini menjadi pertimbangan finansial kita nanti kedepannya jika diterima. Jenis beasiswa sendiri dibagi dua kategori:

Pertama beasiswa penuh yang mencakup Meal cost “Biaya Makan”, Living Cost “Biaya tempat tinggal”, Study cost “Biaya kuliah” dan Tiket pesawat ketika berangkat dan pulang kelulusan ditambah biaya visa dan buku.

Kedua beasiswa parsial yang hanya menawarkan beasiswa seperti bebas biaya kuliah dan Living cost sedangkan Meal cost ditanggung sendiri.

Beasiswa Luar negeri 2Dibandingkan daerah yang sudah maju pendidikannya seperti Jakarta, Jogja dan Jawa barat kesempatanmendapatkan beasiswa luar negeri kurang dimanfaatkan sebaik mungkin oleh siswa SMA khususnya yang berada diwilayah provinsi Jambi. Bagaimana hal ini bisa terjadi ??? tentu saja kita tidak bisa menyalahkan siswa kenapa mereka tidak atau bisa dikatakan belum tertarik.

Hasil dari pengamatan penulis ada beberapa faktor yang menyebabkan ini bisa terjadi.

Pertama, Informasi yang siswa dapatkan tentang beasiswa S1 luar negeri sangat minim dikarenakan update informasi yang kurang dari sekolah dan pemerintah Provinsi “Dinas DikBud Provinsi”. Padahal informasi akan beasiswa s1 Luar negeri sudah bisa kita dapatkan dengan mudah.

Kedua, tidak adanya bimbingan khusus yang difasilitasi oleh sekolah dan pemerintah. Sehingga membuat siswa kebingungan dalam menjalani proses aplikasi beasiswa. Bimbingan yang harus didapatkan siswa meliputi kemampuan bahasa, wawancara, pengisian aplikasi dan menulis essay

Ketiga, faktor mitos yang menakutkan akan kuliah di luar negeri dengan alasan perbedaan budaya dan kebiasaan. Padahal semua ini bisa diatasi jika pembinaan akhlak dan karakter siswa dilaksanakan secara intensif. Sehingga mereka lebih siap dan mandiri dalam menjalani studi yang lebih tinggi dimanapun mereka berada.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir penulis sudah membantu hampir dari 30 siswa-siswi Jambi kuliah S1 luar negeri dan student exchange seperti United Kingdom, Rusia, Amerika, Jerman, Jepang, Belanda, Thailand, Australia, Turki, Malaysia, Perancis. Insya ALLOH untuk tahun kedepannya lebih banyak lagi.

Alhamdulillah dari pemerintah pusat melalui kemendikbud menyediakan beasiswa unggulan S1 luar negeri yang merupakan beasiswa penuh. Dengan peluang yang ada penulis berharap Pemprov melalui Dinas DikBud bisa mensosialisasikan ini secara intensive ke SMA sederajat. Dengan harapan para siswa-dan siswi di Jambi dapat bersaing dengan daerah lain.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here