KabarJambi.net – Kepala Bagian Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Kementerian Sosial (Kemensos) Edi Suharto mengatakan mobil antigalau yang beroperasi setiap hari Minggu diminati oleh para remaja.

“Hingga saat ini, ada 12 mobil antigalau yang beroperasi di sejumlah daerah dan itu sangat diminati oleh para remaja,” ujar Edi usai acara pelantikan Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Di dalam mobil antigalau tersebut terdapat penyuluh sosial dan psikolog. Para remaja dapat melakukan konsultasi di bidang apa saja di dalam mobil tersebut, baik konsultasi mengenai asmara, keluarga hingga narkoba.

“Kami akui memang jangkauannya belum terlalu luas. Masih di beberapa kota di Pulau Jawa.” Mobil tersebut beroperasi pada pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan yang biasa dilangsungkan setiap hari Minggu. Dia menerangkan bahwa remaja tidak akan bercerita pada orang tua, melainkan teman sebaya. Apalagi jika menyangkut kesalahan yang diperbuatnya.

“Nah, teman sebaya ini mungkin bisa menjerumuskan remaja tersebut ke dalam kondisi yang lebih buruk.” Penyediaan mobil itu, kata Edi, merupakan langkah Kemensos untuk “menjemput bola” remaja bermasalah melalui bantuan konselor atau psikolog. Para remaja yang berkonsultasi juga mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan rokok.

Sementara itu, Ketua Umum PPLIPI Indah Suryadharma Ali, mengatakan organisasi tersebut berupaya untuk menghimpun para perempuan lintas profesi dan memecahkan persoalan perempuan.

“Persoalan perempuan masih banyak harus diperhatikan, apalagi di kota besar. Namun saat ini, kami fokus kampanye antirokok dan narkoba,” tutur Indah.

Indah menyebut peredaran narkoba sudah mencapai ke berbagai lini, bahkan sudah menyasar ke murid Sekolah Dasar. Menurut Indah, hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY