Ilustrasi

KabarJambi.net – Pasien BPJS di RSUD Raden Mattaher yang katanya gratis biaya berobat, ternyata harus menanggung biaya Rp 700 ribu jika harus menjalani CT Scan.

Pasalnya, hingga saat ini, mesin CT Scan milik rumah sakit pemerintah tersebut, belum juga diperbaiki. Sehingga, pasien BPJS harus dirujuk ke RS Siolam jika ingin melakukan CT Scan.

“Ia, ini kami harus ke DKT untuk CT Scan,” ujar Sukmawan, salah satu keluarga pasien BPJS.

Ia mengeluhkan biaya yang harus dibayar tersebut, lantaran keluarga yang sakit adalah orang tidak mampu.

“Ia, mereka itu keluarga gak mampu, kok harus bayar mahal. Padahal mereka sudah bayar BPJS tiap bulan,” keluhnya.(nv)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY