Kabarjambi.net – Jangan main-main dengan perbuatan cabul. Karena pintu kantor polisi terbuka 24 jam.

Seperti yang dialami Ar, warga Nalo Tantan. Ia dilaporkan oleh korban RS ke Polres Merangin. Pasalnya, wanita 19 tahun ini ngaku dicabuli di kediamannya.

Dalam laporannya, RS mengatakan kejadian pencabulan ia alami pada Sabtu (8/7) lalu. Yakni ketika ia tengah sendirian nonton tv di rumah orang tuanya.

Tiba-tiba datang terlapor Ar. Menurut keterangan korban kepada polisi, karena lama kenal baik, pelaku sempat minum dan makan kue di rumah korban.

Diduga karena suasana sepi lalu timbul pikiran cabul pelaku. Mendadak pelaku mendekati korban dan memegang pipi serta mencium korban.

Namun perbuatan tak laik itu ditolak korban. Korban lalu berteriak minta tolong sehingga terlapor Ar pun lari ketakutan.

Setelah orang tuanya kembali ke rumah, korban RS menceritakan kejadian itu. Merasa tak senang anaknya diperlakukan tak senonoh, orang tua korban melapor ke Polres Merangin.

“Dalam laporannya korban RS mengatakan terlapor merayu, memegang pipi, dan menciumnya. Terlapor juga menjanjikan membiayai kuliah korban. Memang bukan perkosaan, tapi masuk unsur perbuatan asusila,” ujar Paur Humas Polres Merangin, Ipda Echo H Sitorus, Selasa (11/7).(MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY