Warga, polisi dan tim SAR berdoa di pinggir sungai dimana Aldo (10) tenggelam, bilangan Pulau Rayo, Dusun Bangko.

Kabarjambi.net – Tenggelamnya bocah bernama Aldo (10) menimbulkan duka bagi warga Dusun Bangko, Kecamatan Bangko. Pasalnya, hingga Senin (24/7) pukul 10.30 WIB, Aldo belum juga kunjung ditemukan.

Itu berarti sudah 13 jam Aldo tenggelam. Pasalnya, ia tenggelam pada Minggu (23/7) sore sekira pukul 16.30 WIB. Ketika itu ia tengah mandi di Sungai Batang Merangin, bilangan Pulau Rayo, Dusun Bangko.

Kabar cukup menarik berhembus dari kawasan tenggelamnya bocah kelas IV SD ini. Rhizki, warga Dusun Bangko, mengatakan Aldo tenggelam di kawasan yang biasa disebut Lubuk Jawi. Yakni titik sungai yang dipercaya angker oleh warga sekitarnya.

“Kan itu dekat Lubuk Jawi. Semua orang sini tau sekitar itu angker,” ujar Rhizki yang mengatakan warga begadang semalaman di kawasan sekitar tenggelamnya Aldo.

Rhizki mengatakan, catatan mengenai Lubuk Jawi sudah jadi cerita turun temurun di Dusun Bangko. Sehingga hampir tidak pernah ada warga sekitar yang berani mandi di Lubuk Jawi. Kalaupun beraktifitas di Lubuk Jawi, tidak lebih dari sekedar menjala ikan atau melintas dengan perahu atau biduk. “Iyo, dak ado yang berani main-main di Lubuk Jawi,” tambahnya lagi.

Terkait pencarian Aldo, tim search and rescue dari Jambi juga sudah bergabung. Sebelumnya datangnya tim SAR, lebih dulu sudah terjun ke sungai tim pencari dari Detasemen B Pelopor Brimob Pamenang, Satpol PP, TNI, polisi, dan warga sekitar.

Aldo, saat itu tengah mandi di Sungai Batang Merangin. Ia dikabarkan mandi bersama temannya. Namun tiba-tiba mereka tenggelam. Teman Aldo bisa diselamatkan oleh warga sekitar. Namun Aldo kemudian tenggelam.

“Anak-anak tu kan lagi mandi. Dak tau kenapo, tibo-tibo dua orang anak hanyut. Tapi satu orang yang berhasil diselamatkan. Semoga Aldo bisa segera ditemukan,” ujar Satria (24) warga setempat.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here