KabarJambi.net – Sebuah foto yang diunggah di facebook oleh akun Jamal Po membuat heboh. Foto tersebut menggambarkan pelaksanaaan upacara hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan oleh pelajar SD Negeri 018 Labion, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Sabtu (1/10/2016) kemarin.

Di foto-foto tersebut, para pelajar SD Negeri 018 Labion melaksanakan upacara di genangan air. Air merendam para pelajar hingga batas lutut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Sembakung, Jamal, membantah foto tersebut adalah pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila.

“Itu bukan upacara hari ini. Itu lima bulan lalu. Pak RT yang suruh, buat minta bantuan ke perusahaan,” ujar Jamal.

Menurut Jamal, akun Jahari Po dimiliki oleh salah satu guru di Sekolah Dasar. Jamal menyatakan akan segera menelusuri maksud dan tujuan foto tersebut diunggah oleh pemilik akun Jahari Po.

“Kita sudah cari, sebentar ketemu kita tanya apa maksud dan tujuannya posting foto itu? Kalau untuk menunjukkan nasionalisme bagus, kalau ada tujuan lain, kita akan pertimbangkan untuk beri sanksi,” katanya.

Jamal menegaskan lokasi SD Negeri 018 Labion, Kecamatan Sembakung memang di lokasi pasang surut laut. Persis di depan sekolah air sering tergenang namun upacara bendera tidak pernah dilakukan di halaman sekolah.

Begitu juga dengan upacara Hari Kesaktian Pancasila hari ini, sudah ada panggung yang disiapkan dan kondisi lapangan sangat layak tanpa genangan air.

“Yang jelas kita upacara ada tempatnya, itu kan lapangan voly itu yang tergenang, bukan pernah upacara di situ,” tutupnya. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY