KabarJambi.net – Gubernur Jambi Zumi Zola, mengatakan akan membangun jembatan  Batanghari tiga. Bahkan, ia saat ini sedang melakukan lobi ke pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dan Kementrian Pekerjaan Umum (PU).

“Kita sangat membutuhkan (Jembatan Batanghari Tiga), ini salah satu hal yang saya sampaikan di hadapan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) kemarin,” kata Zola saat dikonfirmasi KabarJambi.net usai Coffie morning di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (17/11/2016).

Karena menurut Zola, dengan adanya jembatan Batanghari Tiga, akan membantu perekonomian masyarakat, apalagi mengarah pada berbatasan dengan Provinsi yang lain. “Memang melihat, dengan kondisi negara kita saat ini. Kita juga harus paham, bahwa tidak semua serta merta apa yang kita minta itu dibangun, tidak bisa. Samalah seperti itu apa yang disampaikan oleh BAPPENAS, ketika Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSREMBANG) kita tidak perlu menyampaikan (Usulan Program) sampai
dengan ratusaan untuk diajukan,  cukup lima tapi terfokus insaallah ke lima-limanya terbangun,” terang Zola.

Diakui Zola, begitupun dirinya menyampaikan dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota, bahwa harus bisa berhitung sendiri dengan melihat kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi Jambi itu berapa.  “Jadi tidaklah mungkin semua pembangunan pembangunan yang besar itu hanya di satu kabupaten saja, tapi berbagi juga dengan Kabupaten-Kabupaten yang lain,” ungkapnya. “Sama juga dengan jembatan Batanghari Tiga tadi, Menteri juga bilang begitu, kita kan udah meminta ke Pelabuhan Muaro Sabak dan tanahnya sudah siap tidak ada masalah, ini bagus untuk perekonomian terus ada Batanghari Tiga. Kita berharap secara bertahaplah karena biayanya juga besar, jalan dari Auduri sampai ke Pelabuhan itu 60 sekian kilo, ratusan miliar dibutuhkan untuk membangun itu dengan tarap kelas pelabuhan. Kita tau dirilah karena diurusinnya se indonesia sama dengan kita Provinsi Jambi ada 11 Kabupaten Kota,” jelas Zola.

Namun saat ini dikatakan Zola, pihaknya masih meminta arahan dari Kementrian. “Biayanya luar biasa itu, efeknya sangat besar juga. Jadi itu tadi kita minta, tapi kita harus tau diri yang mana mau
didahulukan,” jelas Zola.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY