Ilustrasi

KabarJambi.net – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi, Lukman Djafri, meminta para Da’i se Provinsi Jambi untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan dini faham radikal dan terorisme.

Menurut Lukman, untuk mencegah ancaman radikal dan terorisme itu tidak sulit, yang terpenting masyarakat kompak ketika ada pendatang yang janggal. “Selama ini masyarakat yang terjerumus dengan pengaruh itu, karena kurang tanggap dan lemahnya pengetahuan dalam menyikapi sesuatu
yang baru,” kata Lukman dalam Forum Da’i se Provinsi Jambi, di Ruang Sumatra Room, Ratu Hotel, Rabu (26/10/2016). Pentingnya peran Da’i dalam menangani persoalan ini, karena di Provinsi Jambi sendiri sudah terdeksinya potensi masuknya terorisme, salah-satu pemicu kurangnya pendidikan, dangkalnya pemahaman agama dan jauhnya dari jangkauan pemerintah juga masyarakat yang tertutup.

“Penyebaran teroris terdapat di lima Kabupaten, yakni, Merangin, Tebo Kerinci, Muaro Jambi dan Batanghari, selebihnya akan dirilis BNPT di akhir tahun, apakah Kota Jambi juga  berpotensi atau tidak,” terang Lukman.

Dikatakan Lukman, melihat potensi jambi cukup besar disusupi terorisme, karena itu kekompakan kepedulian dalam lingkungan masyarakat ialah modal utama dalam pencegahan. “Kita harus, cerdas
dalam menyikapi ini, bisa belajar dengan Pahlawan Jambi, Sulthan Thaha karena dengan menggunakan bambu runcing saja bisa membasmi penjajah, dan kita harus berani seperti beliau,” pungkas Lukman.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY