Liburan, Yuk! Manjain Mata di Kaki Gunung Masurai

LIBURAN DATANG!!!!!! Ehm, tentu waktu yang ditunggu-tunggu banyak orang. Bisa bersantai bersama keluarga di akhir pekan.

Namun destinasi apa yang akan dituju? alam Jangkat menjawab kebingungan itu. Alam nan eksotis sudah menunggu dengan ramah untuk para pengunjung yang ingin ‘bermanja’.

Dengan jalan yang mulus dari ibukota Kabupaten Merangin, Bangko, dipastikan tak ada kesulitan menjangkat Jangkat. Karena mobil jenis apa pun dipastikan bisa dengan nyaman menuju kaki Gunung Masurai ini. Tantangannya hanya satu: jalan yang berbelok-belok.

Dua hari waktu yang cukup lega untuk mengakses banyak spot cantik dan bersejarah di Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat, dan Jangkat Timur. Tentu, mari kita mulai dari air terjun Puti Deber di Desa Peradun.

Tempatnya tak jauh dari jalan raya. Air terjun bertingkat ini dijamin memuaskan dahaga akan wisata air. Cantik dan mempesona.

Untuk penggemar air terjun, jangan khawatir kekurangan target. Air terjun Sigerincing di Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai juga tak kalah indahnya.

Air yang terjun bebas dari ketinggian puluhan meter, meniupkan embun abadi. Sehingga, dalam jarak puluhan meter dipastikan sudah terbelai lembut oleh embun nan sejuk.

Ssttt!!!! Ternyata di Desa Tuo juga ada destinasi wisata sejarah lho. Ada Batu Larung dan juga rumah perjuangan peninggalan zaman penjajahan Belanda.

Lanjut yuukk!! Karena destinasi menarik lainnya sudah menunggu anda. Hembusan angin Danau Pauh sudah merindu. Sstt!! Bisa panen stroberry juga lho di pinggir Danau Pauh.

Dengan mengakses banyak tempat wisata, mungkin anda akan sampai malam hari di Jangkat. Nginap saja di Desa Muara Madras. Ada beberapa homestay yang nyaman siap pakai dengan biaya super murah. Selamat menikmati malam nan dingin di ibukota Kecamatan Jangkat.

Traveller, jangan bangun kesiangan ya. Karena perjalanan mesti berlanjut dengan menikmati kopi pagi di Puncak Muara Madras. Menghirup kopi panas, dalam gulungan jacket tebal, sembari memandang pemukiman penduduk desa bersejarah ini.

Shalat subuh sebaiknya di Mesjid Rajo Tiang So saja. Sebuah mesjid megah dan bersejarah di jantung Desa Muara Madras. Akh, betapa indahnya.

Saat ini hamparah sawah seluas ratusan hektar bak permadani dengan padi yang tengah menguning. Silakan nikmati itu semua dengan kamera kesayangan traveller dari Jembatan Sungai Tenang.

Masih penasaran dengan air terjun? tinggal pilih. Air terjun Belula di Muara Madras, air terjun Sungai Hitam di Desa Renah Pelaan, air terjun Dukun Batuah di Rantau Suli, atau air terjun Talang Tembago di Desa Talang Tembago.

Tapi, tentu belum lengkap kalau belum sampai ke Telaga Biru. Sebuah telaga kecil di Desa Tanjung Alam. Bonusnya adalah air terjun Lematang yang berjarak hanya puluhan meter dari Telaga Biru.

Satu lagi. Suka adventure? jangan lupa luangkan waktu berkunjung ke Grao Sakti di Desa Renah Kemumu. Mandi di sungai dua suhu, panas dan dingin. Penasaran?

Traveller tak akan kehabisan cerita mengenai kawasan kaki Gunung Masurai ini. Terlebih, masyarakat yang ramah siap mebjadi guide bagi pengunjung yang baik. Salam jelajah alam.(Muhlisin)

PERMADANI – Hamparan ‘permadani alam’ di Desa Muara Madras, Jangkat.
Pesona Telaga Biru di Desa Tanjung Alam, Jangkat Timur. Ribuan pengunjung terus berdatangan ke Telaga Biru.
Grao Sakti di Desa Renah Kemumu, Jangkat. Antara fenomena alam, eksotisme, dan aroma mistis yang terus melekat. Mengalir ke sungai sungai dua suhu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here